Share :  

2 TAWARIKH 36:11 ZEDEKIA NAIK RAJA 21 TAHUN

Masih muda 21 tahun, tetapi sudah sangat jahat. Ia anak Yosia raja yang baik ( tetapi mati sebab tidak bisa mendengar suara Roh, karena sombong, tidak mau dan tidak bisa mendengar suara Tuhan lewat Firaon Nekho 2 Taw 35:21-24. Heran. Semua anak cucu Yosia yang baik itu jahat dan binasa. Anak orang benar tidak selalu jadi orang benar, sebab itu orang-orang benar harus mendidik dan mengarahkan anak-anaknya baik-baik, jangan seperti anak-anak Yosia. Mungkin anak-anak ya tersontoh dengan kematian bapaknya, Mengapa raja yang begitu baik, yang memegang Paskah terbaik di antara orang Israel, tetapi mati begitu mengenaskan 2Taw 35:18. Sebab itu anak-anak dari anak Allah jangan menjadi cucu Allah, tetapi harus menjadi anak Allah, punya pengalaman pribadi langsung dengan Allah dalam segala segi hidupnya. Allah tidak punya cucu, setiap anak dari orang beriman harus punya pengalaman pribadi dengan Tuhan bahwa Tuhan itu baik dan mengerti dari Firman Tuhan dan belajar penuh dan dipimpin Roh, sebab ada saatnya orang tua tidak bisa terus mendampingi anaknya, tetapi mereka yang sudah punya pengalaman dengan Allah menjadi anak-anak-Nya, putra-putra-Nya, bisa tetap kuat. Cucu-cucu Allah tidak punya pengalaman dengan Allah, hanya dengan orang tuanya, tetapi waktu tidak didampingi, mereka lemah, bodoh dan mudah ditipu dan diperdayakan oleh iblis lewat macam-macam peristiwa dan cara, seperti anak-anak Yosia di sini dan semua menjadi sangat jahat.

Anak-anak Yosia yang menjadi raja adalah Yoahaz (3 bulan), Yoyakim 11 tahun dan Zedekia 11 tahun, semuanya sangat jahat dan Zedekia meniru kakaknya Yoyakim dalam kejahatannya 2Raj 24:19. Memang lebih mudah meniru yang jahat, sebab manusia itu daging jua Maz 78:39, sehingga lebih mudah menuruti daging daripada mematikannya. Tanpa memikul salib, mematikan daging, semua fasilitas dan kesempatan istimewa tidak ada gunanya. Harus mau menyangkal diri dan taat akan Firman Tuhan Luk 9:23.

Juga Zedekia yang mendapat kesempatan 11 tahun dan didampingi oleh nabi Yeremia tetapi tetap jadi jahat. Ia menyia-nyiakan kesempatan 11 tahun dan akhirnya binasa sebab keras hati dan keras tengkuk sehingga binasa dengan mengerikan. Jangan jadi cucu Allah, tetapi jadilah anak-anak Allah, punya pengalaman langsung berjalan dengan Allah, sehingga tidak jatuh dalam pencobaan, tetapi tetap limpah sampai ke akhir.

2 TAWARIKH 36:12 ZEDEKIA KERAS HATI AKAN FIRMAN TUHAN

Zedekia didampingi nabi Yeremia yang berulang-ulang bernubuat baginya, tetapi heran Zedekia tidak berubah, tidak mau menurut. Yeremia adalah nabi besar, bukunya terdiri dari 52+5=57 fatsal (Kitab Yeremia ditambah dengan kitab Ratapan). Yeremia seorang nabi dan hamba Allah yang heran. Belum tentu orang yang dekat dengan orang besar itu rohani, seperti Zedekia dekat Yeremia. Kadang-kadang karena suatu sebab misal famili, teman, donatur, kagum tugas, dll orang itu bisa dekat dengan hamba-hamba Allah yang besar, tetapi kalau tidak ada pertobatan dan kesungguhan, maka ia bisa mati dalam dosa-dosanya lebih jahat dari orang kafir, seperti Zedekia di sini. Sebab itu perlu pertobatan sungguh-sungguh dan tumbuh dalam penurutan akan Firman Tuhan.

Zedekia tahu Firman Tuhan, sebab Yeremia sudah menyampaikan kepadanya Firman Tuhan. Yeremia bernubuat sejak Yosia sampai Zedekia ditangkap Babel, ia melihat segala peristiwa-peristiwa itu dan dengan Firman Tuhan hal itu sudah disampaikan pada Zedekia, tetapi Zedekia tetap keras hati Ibr 3:13-15. Keras hati itu sudah tahu tetapi tidak mau bertobat dan akibatnya dahsyat, dosanya akan terus meningkat dengan cepat sehingga hidupnya makin jahat, menjadi orang yang keras tengkuk, yaitu berbuat hal-hal jahat dengan sengaja, meskipun sudah tahu Firman Tuhan, tetap melanggar.

Inilah Zedekia yang keras hati yang kemudian jadi keras tengkuk meskipun di dekatnya ada nabi Allah yang besar. Tinggal di Gereja yang dipimpin seorang hamba Allah yang baik itu tentu kesempatan yang lebih baik (atau dalam rumah orang tua yang cinta Tuhan, dsb) tetapi kalau tidak mau bertobat, itu celaka dan cucu-cucu Allah akan binasa dengan mengerikan, mereka tidak punya pengalaman pribadi dengan Tuhan sebab tidak mau bertobat.

Satu sebab penting mengapa Zedekia tidak mau taat akan Firman Tuhan, ialah kesombongannya. Ia tidak mau merendahkan diri pada Yeremia yang sudah bernubuat, menyampaikan Firman Tuhan baginya. Ia merasa sebagai raja, tidak mau dengan mudah menurut kata-kata Yeremia, apalagi kalau ia disalahkan.

Dosa sombong itu menimbulkan celaka yang lebih besar, apalagi kalau orangnya kaya, pintar, berkedudukan; lebih untung kalau jadi anaknya pengemis dan masuk Surga daripada jadi raja tetapi masuk Neraka untuk kekal. Orang sombong tidak mau mengakui kesalahannya, tidak mau dikalahkan, tidak mau direndahkan meskipun sudah berbuat dosa dan nyata kekalahannya. Sebab itu jangan beri tempat bagi kesombongan, belajar mau direndahkan, lebih baik pahit karena direndahkan (apalagi kalau salah dan kalah), masih ada harapan untuk naik dan dipulihkan Allah.

2 TAWARIKH 36:13 ZEDEKIA YANG KERAS TENGKUK

Ia sudah bersumpah setia dalam nama Allah (dalam Wasiat Baru tidak boleh bersumpah, cukup ya di atas ya Mat 5:37, lebih daripada itu jahat). Raja Nebukadnezar sudah cukup baik menghargai Allah orang Israel dan mengangkat Zedekia yang masih muda supaya setia padanya. Yeremia memberitakan supaya setia pada Nebukadnezar sesuai dengan sumpahnya tetapi Zedekia yang sombong tidak mau mendengar dan mengambil keputusan yang keliru yang membawa celaka yang besar untuk seluruh keluarga dan bangsanya. Sangat mengerikan nasib isi istana negerinya sebab pemimpinnya sombong dan tidak mau taat akan Firman Tuhan.

Kalau seorang tidak mau mendengar Firman Tuhan, menolak kasih akan kebenaran Firman Tuhan nasibnya akan seperti Zedekia, maka Allah akan meninggalkan dia 2Tes 2:10 dan iblis akan datang menyesatkannya sehingga ia percaya akan yang dusta,  percaya mulut setan sehingga ia akan mudah mengambil keputusan dan tindakan yang salah, ngawur yang mencelakakan dirinya dan semua orang-orang yang dipimpinnya 2Tes 2:11.

Beginilah Zedekia mencelakakan dirinya dan semua orang-orangnya dengan mengambil keputusan melawan sumpah setia kepada Nebukadnezar, sehingga ia dikepung 3 tahun dan akhirnya dibinasakan dengan sangat mengerikan 2Raj 25:6-7. Sangat menyedihkan nasib orang yang menghina dan mengabaikan Firman Tuhan Ams 1:28-33. Jangan tolak dan meremehkan atau menghinakan Firman Tuhan, hidupnya akan celaka besar.

Zedekia mengeraskan hati, menegarkan tengkuknya, keras tengkuk, tidak mau bertobat kepada Tuhan Allahnya.

Keras hati, sebab meskipun sudah tahu, tetap tidak mau taat Ibr 3:15. Ini suatu sikap hati yang jahat terhadap Firman Tuhan. Keras tengkuk, ialah perbuatan dari keras hati, terus dalam dosa-dosanya, tidak mau bertobat kepada Tuhan seperti Zedekia, dan bangsa Israel Kis 7:51.

Sebab itu dosanya terus bertambah-tambah dan akhirnya menjadi pemberontak-pemberontak sekalipun dihukum keras langsung oleh Allah, tetap tidak mau bertobat Wah 9:21. Mereka berani melawan Allah seperti Lucifer dan Antikris. Akhirnya Israel menjadi bangsa pemberontak Yes 30:1; 65:2. Punya mata untuk melihat tetapi seperti tidak melihat, punya telinga bisa mendengar tetapi seperti orang tuli, tidak mendengar, padahal sudah mendengar, ini bangsa pemberontak Yer 2:3; 12:2 yang berbuat macam-macam pemberontakan melawan Allah, seperti Lucifer dan Antikris, mereka menjadi buta, mata gelap, berani mengajak seluruh dunia untuk memberontak melawan Allah, mau menurunkan Allah dari atas tahta-Nya.

Akhirnya mereka menjadi begitu jahat seperti Lucifer. Memang ini adalah pertumbuhan dosa, akhirnya anak-anak iblis akan menjadi seperti iblis bapaknya 1Yoh 3:10. Jadi mulai dari meremehkan, menghina Firman Tuhan, lalu keras hati, keras tengkuk, kemudian memberontak dan akhirnya melawan Allah seperti Lucifer. Kalau dosanya sudah menjadi sempurna, mereka tidak mau dan tidak bisa bertobat lagi dan melawan Allah, dahsyat! Tentu hasilnya adalah penghukuman dalam tempat bapaknya dihukum, Neraka dan kemudian Tasik api yang kekal.

2 TAWARIKH 36:14 BAIT ALLAH DINAJISKAN

Bukan saja rajanya, juga orang-orang penting dalam kerajaan, seperti penghulu-penghulu imam dan orang banyak berbuat banyak kejahatan, padahal mereka berada dalam ancaman besar Babel. Mereka tidak peduli segala susah dan penderitaan, tetap melawan Allah. (Biasanya kalau ada susah, orang mencari Tuhan, tetapi disini tambah jahat, sebab keras hati dan keras tengkuk seperti Ahaz 2Taw 28:22.) Kalau dosa meningkat, baik dalam pribadi atau dalam akhir zaman, maka timbul banyak pemberontak-pemberontak yang terang-terangan melawan Allah, sekalipun mereka pernah kenal Tuhan bahkan pernah menjadi umat-Nya. Mata dan telinganya seperti sudah buta dan tuli, meskipun sudah tahu tetapi tetap melawan Tuhan seperti iblis Yak 2:19. Inilah orang-orang yang menajiskan bait Allah, satu kali mereka berdiri dalam bait Allah dan memproklamirkan dirinya adalah allah yang harus disembah semua orang, itulah antikris yang nyata sesudah pengangkatan 2Tes 2:4. Bait Allah atau sebagian Gereja akan menjadi tempat yang najis seperti yang ditulis dalam Wah 2,3, macam-macam kenajisan masuk dalam Gereja. Mulai dari keduniawian limpah masuk dalam Gereja dan tandanya adalah Gereja menjadi suam tidak lagi ada api Kristus menyala-nyala dan orang-orang seperti ini akan tertinggal, mereka tidak bisa lari, tetapi jatuh dalam tangan Antikris.

Sebab mereka ada dalam musim dingin atau hari Sabat Mat 24:20. Inilah Gereja Laodikea, orang keras hati dan sombong kalau tidak bertobat akan jadi keras tengkuk dan pemberontak yang tidak ikut dalam pengangkatan, tetapi ikut dalam proses pertumbuhan dosa menjadi Antikris dan pengikutnya, lebih-lebih Gereja Tiatira, perkara-perkara dosa masuk di dalamnya. Dalam Gereja Pergamus setan bertahta di dalamnya, padahal Antikris belum mulai, tetapi iblis sudah jadi berhala dan "Allahnya" dalam orang-orang yang keji-keji ini, dan akhirnya menjadi seperti Gereja Sardis menjadi mati rohani dan semua kenajisan masuk dalam bait Allah. Ini sangat mengerikan, tetapi ini akan terjadi di akhir zaman sebelum pengangkatan. Jangan sampai kita, kecil dan Gereja kita dinajiskan seperti itu, tetapi tumbuh seperti Efesus, Smirna dan Filadelfia. Begitu mengerikan, kalau belum terjadi rasa-rasanya mustahil, tetapi dalam ayat-ayat ini sudah diceritakan, bahwa perbuatan-perbuatan keji yang lebih keji dari orang kafir akan terjadi di dalam bait Allah, yang dahulu sudah disucikan tetapi sekarang dinajiskan dan Zedekia adalah salah satu pahlawan iblis yang membawa masuk segala kenajisan dosa di dalamnya.

2 TAWARIKH 36:15 TUHAN TETAP MELAWAT UMATNYA YANG BERDOSA

Kadang-kadang kita tidak mengerti segala kebaikan dan kasih Allah. Sudah begitu keji dan jahat, tetap masih dilawat Tuhan. Kadang-kadang kita melihat mujizat dan pertolongan Tuhan yang indah-indah diberikan supaya mereka bertobat. Samaria yang penuh kenajisan, Elia, Elisa diutus Tuhan dengan banyak mujizat, supaya pribadi-pribadi orang yang mau percaya diselamatkan, sebab Tuhan tidak ingin seorangpun binasa 2Pet 3:9. Juga pada akhir zaman ini, Gereja yang rusakpun masih dilawat dengan macam-macam mujizat dan pertolongan yang heran-heran, tetapi ini tidak boleh menjadi ukuran, ukuran yang betul ialah Firman Tuhan dan orang harus bertobat sesuai dengan Firman Tuhan, bukan hanya karena dilawat Allah dan ada mujizat, tetapi hidup harus disucikan sesuai dengan ukuran Firman Tuhan.

2 TAWARIKH 36:16 UTUSAN ALLAH DIOLOK

Mereka tidak mau percaya, tetap dalam dosa-dosanya; mereka seperti buta dan tuli akan semua berita hamba-hambanya, seperti Zedekia. Ini mengolok-olok Allah, sebab tidak mau bertobat. Satu-satunya jalan selamat adalah bertobat dan meninggalkan dosa-dosanya. Tetapi mereka tidak merasa perbuatannya sebagai dosa, tetap diteruskan dan ini kejahatan yang besar di hadapan Tuhan. Sudah diingatkan tetapi umat Tuhan tetap tidak mau bertobat, mereka akan binasa dengan dahsyat. Jangan menghina Firman Tuhan, jangan melawan Allah dengan tidak mau bertobat, akhirnya binasa.

2 TAWARIKH 36:17 KEMATIAN DI DALAM BAIT ALLAH

Seperti yang diceritakan dalam Yehezkiel 9, begitu terjadi di sini, banyak orang Israel dibunuh dalam bait Allah, tua muda, kecuali Yeremia dan orang-orang seperti Yeremia mereka terlepas. Ini orang-orang yang dimeteraikan Tuhan, tidak akan kena Yeh 9:4. Betapa dahsyat peristiwa-peristiwa dalam Gereja jalan lebar yang sudah dinajiskan bahkan lebih najis dari  dunia. Sebab itu kita harus menjaga hidup, keluarga dan Gereja kita untuk tetap dalam jalan sempit sesuai dengan Firman Tuhan, meskipun dunia dan Gereja-gereja jalan lebar penuh dengan kenajisan, kita harus tetap dalam kesucian sampai Tuhan mengangkat semuanya. Tetapi Gereja jalan lebar akan dibinasakan Allah, yaitu jatuh dalam tangan Antikris. Kalau kita mengerti kebenaran Firman Tuhan dan selalu dipimpin Roh seperti ligabis, kita akan tetap terpelihara dan ikut dalam pengangkatan.

2 TAWARIKH 36:19 ISI BAIT ALLAH DAN ORANG-ORANGNYA DIBAWA KE BABEL

Heran, alat-alat yang suci dan diurapi, itu sekarang dibawa ke Babel, jadi bagian dari Babel dunia ini. Juga orang-orang yang melayaninya dibawa ke Babel. Gereja dan dunia menjadi sama, hanya saja acaranya tetap seperti Gereja, tetapi segala dosa dan kenajisan masuk dan tinggal dalam Gereja.

Orang yang tidak mengerti Firman Tuhan dan tidak punya kuasa Roh Kudus akan hanyut dan ikut sama-sama dengan dunia. Memang jalan lebar itu jalan dunia dan sekarang Gereja-gereja atau bait Allah menjadi sama dengan dunia, padahal dahulu disucikan, keluar dan dipisahkan dari dunia yang keji 2Kor 6:17, Yes 52:11. Kita harus dipisahkan dan disucikan dari dunia Kel 33:16. Siapa yang tidak dipisahkan, tinggal di dalamnya akan dipotong oleh hukuman Tuhan dalam dosa-dosanya Wah 18:4. Jangan seperti Zedekia, keluar daripadanya supaya jangan sama-sama masuk dalam hukuman yang kekal.

2 TAWARIKH 36:19-20 BAIT ALLAH HABIS

Akan datang waktunya semua ibadah kekristenan akan habis dalam zaman Antikris, juga orang-orang yang keras hati dan tengkuk akan ikut dibinasakan, masuk dalam zaman Antikris yang jahat dan keji ini.

KESIMPULAN

Jangan keras hati dalam dosa, nanti menjadi keras tengkuk dan pemberontakan. Kalau sudah diserahkan pada musuhnya seperti Zedekia dan tidak bisa bertobat kembali. Jangan keras hati, cocokkan dengan Firman Tuhan, dan taat, jangan sengaja menjadi buta tuli, tetapi bertobat dan bereskan dan taati Firman Tuhan supaya kita terpelihara dan masuk dalam keselamatan yang kekal.

Akan datang hari-hari yang makin dahsyat, jangan hanyut dalam arus dosa akhir zaman, di mana banyak orang-orang bekas Kristen ikut serta, tetapi kita harus tetap tinggal dalam kesucian Tuhan, cocokkan dengan Firman Tuhan.

Jangan tunggu terlambat, tetapi mulailah hari ini bereskan semua, Tuhan sanggup menolong, juga dalam masa-masa yang sulit, orang-orang beriman yang sungguh-sungguh akan dipelihara Tuhan dalam kesucian, bahkan masuk dalam masa keemasan Gereja, begitu indah seperti Surga.