Share :  

YOHANES 12:27 PUTRA MANUSIA MENGHADAPI KESUSAHAN
PENDAHULUAN

Tuhan Yesus menjelma menjadi manusia yang tidak berdosa dan tidak pernah berdosa Ibr 4:15. Tetapi heran, Ia masih bisa susah, bahkan mengalami saat-saat kritis. Juga dalam Matius 26:38, Lukas 22:44, Ia sangat bersusah. Tetapi Ia bisa mengatasi keadaan yang kritis ini. Cara-cara-Nya waktu menghadapi keadaan yang susah ini menjadi pelajaran yang ideal bagi kita juga. Juga supaya kita bisa mengatasi kesusahan yang datang dengan betul dan juga bisa menolong saudara-saudara yang lain yang di dalam kesusahan. Biar Roh Kudus menolong kita bisa mengerti rahasia Putra manusia mengatasi dan menyelesaikan dukacita yang besar yang dialaminya, bukan karena dosa.

SEKARANG JIWAKU SUSAH DAN APAKAH YANG HENDAK AKU KATAKAN?

Ternyata sebagai Putra manusia, meskipun tidak pernah berdosa, Ia dapat berdukacita, bahkan sangat. Peristiwa sebelumnya, misalnya Tuhan Yesus masuk Yerusalem Yoh 12:12-19, itu terjadi dalam Matius 21, Markus 11, Lukas 19. Jadi peristiwa ini terjadi dalam minggu sebelum disalib. Ia sudah dekat dengan penyaliban dan Roh Kudus sudah menyatakan kepada-Nya bahwa Ia akan menderita sengsara dan waktunya sekarang sudah sampai.

Sebagai Putra manusia Ia merasa takut seperti dalam taman Getsemani sehingga menawar Bapa-Nya. Lukas seorang tabib mengerti akibat pergumulan batin yang berat seperti ini dan menceritakannya dalam Lukas 22:44 sampai peluhnya menjadi seperti darah menetes ke bumi. Juga dalam Ibrani 2:10; 5:7 diceritakan betapa berat pergumulan yang dihadapi-Nya.

Pada waktu itu, Ia tidak bisa berkata apa-apa sebab itu adalah kehendak Bapa-Nya yang harus ditaati, tidak ada jalan lain,Ia melihat ada hal yang dahsyat menanti-Nya (yaitu penyaliban yang dahsyat). Kita juga yang masih hidup di dunia seringkali mengalami masa-masa yang susah dan kritis.

Kadang-kadang kita juga tidak bisa berkata apa-apa karena terlalu berat dan tidak tahu jalan keluarnya. Tidak pada setiap keadaan kita harus bisa bicara atau berkomentar, lebih baik diam daripada bicara ngawur, sebab ada akibatnya.

Ishak sebagai gambaran korban Kristus di Golgota, tidak menderita seperti Kristus. Dalam perjalanan itu Ishak masih ceria, ia belum tahu nasibnya, baru di puncak bukit itu, waktu ia ditangkap bapanya, ia baru mengerti, tetapi ia menyerah pada bapa yang dicintainya itu. Putra manusia Yesus menderita sejak dari dalam kandungan ibunya. Setiap hari ada deritanya dan sekarang Ia mendekati puncaknya dan Ia sangat susah.

BAPA SELAMATKANLAH AKU DARI SAAT INI

Ia berseru pada Bapa-Nya minta tolong. Mengapa perlu diselamatkan? Sebab orang yang di dalam kesusahan yang sangat bisa bereaksi salah dan dosa karena sangat susah atau mogok tidak melakukan kehendak Allah dan ini berbahaya, lebih-lebih bagi Putra manusia Yesus sebab Dia harus menanggung keselamatan seisi dunia, bahkan dari segala generasi. Sebab itu Ia berdoa mohon Bapa-Nya menyelamatkan Dia dari saat-saat kritis seperti ini. Ini suatu solusi yang tepat. Dalam hal-hal yang sulit berserulah kepada Bapa, sebab Dia tahu dengan tepat jalan keluar yang terbaik, dan Dia mencintai kita. Sebab itu jangan berhenti berdoa, lebih-lebih dalam problem yang kritis. Jangan kita larut dalam problem kita sehingga pikiran menjadi kusut, pusing dan terjerat oleh problem kita sendiri.

<<GAMBAR LUK 22:44>>

Keluar dari problem:

-          Lari kepada Tuhan. Tuhan adalah alamat yang tepat dan terbaik. Datang pada-Nya dengan terus berdoa, lebih-lebih dalam bahasa lidah, serahkan semuanya kepada Tuhan.

-          Tanya mengapa semua ini terjadi.

-          Kalau perlu lakukan pemberesan kalau ada yang harus dibereskan.

-          Minta pimpinan Roh Kudus untuk menghadapi dan menangani problem ini.

Maka Tuhan pasti akan membukakan jalan dan kita akan keluar sebagai pemenang, penuh sukacita, bahkan seringkali problem-problem ini memang merupakan, rencana dan jalan Tuhan bagi kita, supaya kalau kita lulus, kita akan maju lebih lanjut dalam rencana Tuhan yang heran bagi kita.  Ester dan Mordekhai dalam keadaan kritis, mereka terus berdoa bahkan juga berpuasa dan itu menyelamatkan mereka.

Allah kita adalah alamat yang tepat untuk segala keadaan kritis, jangan sampai sambungan kita putus sehingga tidak bisa minta tolong dan menerima pertolongan-Nya pada saat-saat kritis.

Reaksi orang dalam saat-saat kritis bisa celaka, misalnya:

1.       Panik, biasanya menghasilkan reaksi panik yang merugikan. Segala sesuatu atau jalan apa saja yang dilihatnya itu diperbuat. Pikirannya menjadi buntu, tidak lagi kritis tetapi ngawur. Seringkali mereka berpikir, wah pasti mati, "mati aku", dan daripada mati, apa saja dibuat oleh mereka yang justru mempercepat matinya. Pada waktu WTC di New York terbakar, beberapa banyak orang yang panik dan putus asa, melompat dari tingkat-tingkat yang tinggi, dan hasilnya mereka pasti mati. Coba orang itu beriman pada Tuhan, berdoa danmenyerahkan semua kepada Tuhan, lalu menurut pimpinan-Nya, maka pasti Tuhan bisa menolong, sebab bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Ada beberapa kesaksian-kesaksian seperti ini. Juga secara rohani, orang panik menghalang-halangi suara Allah masuk dalam hatinya sehingga ia bertindak sendiri dan makin celaka. Tetapi kalau kita lari pada Tuhan, seperti Paulus dan Silas, yang sesudah dipukuli luar biasa dan dipasung, mereka tidak larut dalam problemnya, tetapi berdoa dan memuji Tuhan, maka Tuhan membuka jalan dan mereka lepas, serta tujuannya yaitu membangun Gereja di Filipi jadi terwujud.

2.       Takut, lalu menghalalkan segala cara sehingga makin terperosok lebih dalam, dalam problemnya. Israel dalam ketakutan dan jalan buntu waktu dikejar Firaun, mulai bicara ngawur dan mengata-ngatai  Musa. Macam-macam reaksi dan tindakan yang salah dilakukan sebab ketakutan. Jangan takut serahkanlah segala kuatir kepada Tuhan 1Pet 5:7. Tuhan mempedulikan kita, jangan kuatir.
Ada seorang sopir pick-up kosong melihat seorang bapa termengeh-mengeh memikul barang-barangnya, bisa-bisa ia pingsan di jalan. Karena kasihan ia mengajak bapak ini menumpang di pick-up-nya sebab perjalanan masih jauh. Sesudah 1/4 jam ia mendengar orang ngongsrong di belakangnya, dan waktu dilihatnya, astaga, pikulannya masih dipikul. Bapak itu berkata, "Saya kira yang boleh naik hanya saya saja, bukan barang-barang saya", padahal itu semua sudah termasuk.
<<GAMBAR PICK UP>>
Begitu banyak orang bodoh menyerahkan dirinya tetapi bukan bebannya kepada Tuhan. Percayakan beban2 kita kepadaNya. Dia mempunyai jalan yang tepat untuk kita. Percayakan problem itu padaNya.

3.       Menuruti perasaan hati. Jangan ikut perasaan hati, bisa timbul reaksi yang aneh-aneh dan bisa merugikan atau mencelakakan kita sendiri. Yakub waktu menghadapi "kematian" Yusuf, bereaksi menuruti perasaan hatinya sehingga hidupnya menjadi sia-sia  20 tahun lebih, tidak ada hasil atau buah apa-apa, sebab selama itu ia terus sedih menuruti perasaan hatinya.

4.       Ikut segala nasehat yang ada, sebab bingung, panik, sedih. Kalau nasehatnya bukan dari Tuhan, apalagi dari kaki tangan iblis, celaka! Amnon dapat nasehat jahat dari Yonadab kakak Daud dan dilakukannya, akibatnya ia binasa 2Sam 13:3. Ini seperti Hawa turut nasehat ular, maka celakalah ia! Jangan ikut sembarangan nasehat, cek dahulu! Disaring dahulu!
Orang-orang dekat di dekat kita itu besar pengaruhnya, istimewa pada saat-saat sedih, kritis, bingung. Kalau di dekat raja ada orang-orang jahat, celakalah negeri itu Ams 25:5. Sebab itu orang-orang dekat haruslah orang-orang yang bertobat atau didoakan supaya bertobat Kis 16:31. Pada saat-saat kritis, orang di dekat kita itu besar pengaruhnya. Kalau ia kaki tangan iblis, itu berbahaya.
Jangan biarkan segala orang di dekat kita menasehati atau mempengaruhi kita, kalau ia tidak berkenan kepada Tuhan, apalagi kalau orang itu dekat di hati, lebih-lebih orang yang tidak bertobat, itu praktis akan menjadi kaki tangan iblis. Lebih-lebih dalam saat-saat kristis, dengan nasehat dan pengaruhnya ia bisa menjerumuskan kita ke dalam celaka kekal.
Daud tidak mau mendengar suara teman-teman di dekatnya untuk membunuh Saul, pada waktu ia mendapat kesempatan untuk melakukannya 1Sam 26:10-11,  sebab Roh Kudus mengingatkan Firman Tuhan Maz 105:15; sehingga nasib Daud tidak sampai rusak. Tetapi nasehat Abigail diterimanya sekalipun ada resiko besar dengan tentaranya yang pasti berontak, tetapi nasehat itu  melepaskan dia dari tindakan emosi dan kedagingannya, sebab waktu itu Daud tidak dipimpin Roh, tetapi menuruti nasehat kedagingan dari orang-orangnya.
Petrus yang di dekat Kristus memberi nasehat dari iblis dan diusir oleh Kristus Mat 16:22-23, kalau tidak Putra manusia akan terpengaruh dan menjadi lemah, penebusan bisa gagal. Perhatikan orang-orang di dekat, biarlah Roh Kudus lebih dekat dari siapapun juga. Abraham mendengarkan nasehat yang salah dari istrinya dan akibatnya timbul celaka bagi seluruh rumah tangganya. Ayub tidak mendengar nasehat istri yang salah, maka ia dan istrinya diselamatkan! Roh Kudus sanggup menjadi yang paling dekat dan menolong kita terus menerus, lebih-lebih dalam masa-masa kritis, sebab itu berdoalah senantiasa dan selalu hidup dipimpin Roh seperti Kristus Gal 5:16, Mat 4:1, Luk 4:1!

5.       Dan lain-lain.

Sebab itu dalam masa-masa yang kritis dan susah, lari kepada Tuhan, Dia tidak pernah mengelabui kita seperti iblis, tetapi 100% menolong untuk membuat yang terbaik bagi kita!

TETAPI KARENA INILAH AKU SAMPAI PADA SAAT INI

Ini jawaban dari Bapa yang ditaruh Roh Kudus dalam hati-Nya. Apalagi Putra manusia tidak berdosa, tetapi Ia sangat berdukacita.
Ini semua bukan kebetulan. Memang Ia tahu, ini semua kehendak Bapa dan sekarang sudah waktunya. Ini tampak waktu Tuhan Yesus dengan sengaja berjalan di depan murid-murid ke Yerusalem, tidak lagi sembunyi-sembunyi seperti sebelumnya, sebab Ia tahu bahwa waktunya atau saatnya sudah sampai Mrk 10:32. Itu sebabnya Ia sampai pada saat ini!

Kalau kita sampai dalam saat-saat yang sulit, jangan larut atau hanyut dalam problem-problem yang datang, nanti menjadi pusing dan terjerat di dalamnya sehingga semuanya akan menjadi makin kusut. Tetapi berdoa pada Tuhan, lebih-lebih dalam bahasa lidah, bertanya-tanyalah kepada Tuhan, periksa diri, mengapa itu terjadi. Tidak ada yang kebetulan, apalagi kalau kita tetap benar di hadapan-Nya (kalau ada salah, peristiwa ini mungkin adalah akibatnya dan harus segera bertobat sungguh-sungguh). Tuhan pasti punya suatu maksud tertentu dengan semua problem ini atau memberi suatu tugas penting. Memang kalau kita tahu penderitaan yang harus kita hadapi, rasa-rasanya berat dan menakutkan, tetapi kalau itu dari Tuhan, jangan kuatir sebab itu berarti tidak lebih dari kekuatan kita, dan Tuhan sudah tahu jalan lepasnya yang akan menjadi jalan kemenangan yang terbaik 1Kor 10:13. Sebab itu jangan kuatir tetapi terus hidup benar dan minta pimpinan Roh yang akan memimpin kita dan kalau kita menang, kita akan terus berjalan maju dalam jalan dan rencana Tuhan yang membawa kepada penggenapan rencana Allah yang mulia bagi kita.Yusuf tidak bersalah, tetapi ia tiba pada saat yang kritis dalam tangan saudara-saudaranya sendiri, yang seharusnya melindunginya tetapi sekarang mau membantainya. Tetapi Yusuf tetap bertahan.

Kita harus tahu, semua ini tidak kebetulan. Kalau kita tahu itu dalam rencana Tuhan lalu minta pimpinan Tuhan, itu seperti ujian, dengan Tuhan kita pasti lulus, pasti untung! Flp 4:13. Sebab itu jangan lekas-lekas kecewa, putus asa, bersungut-sungut atau memberi komentar yang ngawur seperti Israel, selalu komentarnya ngawur dan kata-kata yang keluar dari mulutnya itu menjerat mereka sendiri sampai celaka Ams 6:2. Sebab itu terus tekun berdoa, minta Tuhan menyelamatkan kita dengan pimpinan-Nya. Tanya terus pada Tuhan 1Taw 16:11 mengapa kita sampai pada saat-saat sulit dan dahsyat seperti ini.

Ayub tiba di saat celaka yang kritis itu karena Tuhan mengujinya. Waktu itu Ayub tidak tahu dan istrinya sudah menghujat Tuhan begitu mudah, namun Ayub tahu itu semua tidak kebetulan dan tetap harap Tuhan. Sebab itu iatidak bersalah dengan mulutnya sehingga ia ditolong Tuhan. Coba Ayub seperti istrinya, sama-sama menghojat Tuhan, maka"tidak ada kitab Ayub", mereka dikubur habis dalam penderitaannya!

Tidak ada yang kebetulan, pasti ada maksud baik Allah bagi anak-anak-Nya yang dikasihi-Nya, Ia tidak pernah merencanakan yang jahat Yer 29:11. Rencana-Nya bagi kita selalu baik, sekalipun yang datang celaka yang dahsyat. Kalau kita mengerti hal ini dan minta terus dipimpin Roh, maka kita ditegahkan dari banyak kemungkinan reaksi yang salah (dosa) dan celaka yang menghancurkan. Kalau kita bisa lulus, kita akan mengalami kemenangan yang besar seperti Putra manusia Yesus.

YOHANES 12:28 MEMPERMULIAKAN ALLAH DALAM KEADAAN KRITIS

Bapa permuliakanlah nama-Mu. Sesudah Putra manusia mengerti, diingatkan Roh Kudus bahwa bukan kebetulan Ia sampai dalam saat-saat kritis yang dahsyat ini, maka Ia langsung minta supaya Bapa menolong-Nya sehingga dalam semua derita dan susah itu Ia tidak menyebabkan nama Bapa dipermalukan dan direndahkan, tetapi dipermuliakan!
Pengalaman pahit atau manis, untung atau rugi, enak atau tidak, dalam segala perkara yang terjadi pada kita, jangan sampai mengakibatkan nama Tuhan dihujat, tetapi dalam semuanya, jagalah supaya nama Tuhan tetap dipermuliakan.

Berapa banyak orang-orang dalam keadaan kritis bereaksi sedemikian rupa sampai nama Tuhan diinjak-injak dan dihujat oleh orang kafir Rom 2:24. Sebab itu jangan bereaksi salah. Istri Ayub kalau sendirian maka Allah dihujat oleh musuh dan orang dunia karena reaksinya yang jahat dalam masa kritis itu, padahal dia biang keladinya yang menyebabkan 10 anaknya mati; anak-anaknya meniru dia menghujat Tuhan seenaknya! Jangan hal-hal jahat dan keji seperti menghujat Tuhan dijadikan kebiasaan seperti isteri Ayub (juga komentar, kebiasaan sikap yang salah dan jahat, jangan dibiasakan!). Belajar terus bertanya-tanya Tuhan supaya kita tahu mengapa kita sampai di saat-saat kritis dan susah ini. Jangan sampai Nama Allah dihina dan dikecilkan. Dalam keadaan enak atau susah, untung atau rugi dll, biarlah nama Tuhan dipermuliakan seperti yang dibuat Paulus Gal 1:24. Karena itu minta pimpinan Tuhan, jangan bereaksi sendiri atau ngawur. Semua yang terjadi pada kita sekalipun rasanya celaka tetapi itu ada maksud baik dari Tuhan.

Kalau dalam masa-masa sulit kita berjalan dengan Tuhan, taat dalam pimpinan-Nya, maka semua itu akan berubah menjadi kemenangan yang indah-indah dan riwayat kita menjadi indah.

Kalau kita bereaksi betul sebagai orang yang cinta Tuhan maka hasilnya akan berubah menjadi keuntungan kita Rom 8:28. Memang Allah mengizinkan banyak hal-hal yang sulit bahkan juga celaka datang, tetapi itu semua bukan untuk menghancurkan kita, melainkan supaya kita belajar percaya kepada-Nya dan terus berharap kepada-Nya, dipimpin oleh-Nya, maka semua celaka itu akan berubah menjadi hal-hal yang baik dan menguntungkan kita, bukan malapetaka dan celaka Yer 29:11. Percaya dan bersyukurlah selalu dan minta pengertian dan pimpinan Roh untuk bisa menghadapi dengan betul.

Allah tidak bisa membuat riwayat hidup kita menjadi baik melulu, sebab kita bukan robot. Nasib kita tergantung dari kita sendiri, sebab Allah sudah merencanakan yang baik saja dan iblis yang jahat saja, tetapi kita yang memilih; kalau kita memilih yang baik, Allah akan menyertai dan melindungi sampai semua itu jadi dengan kuat kuasa-Nya. Sebab itu jangan ragu-ragu akan kemampuan dan kasih Allah. Dalam segala perkara permuliakan Allah, pasti untung. Jangan menghina atau merendahkan Allah atau menyebabkan nama-Nya dihina, kita sendiri akan celaka!

KEMUDIAN DATANGLAH SUATU SUARA DARI SURGA, KATANYA, AKU TELAH MEMULIAKAN[NYA] DAN AKU AKAN MEMPERMULIAKAN[NYA] LAGI

Suara ini dari Surga. Bapa yang bicara. Iblis tidak mungkin interupsi, pasti dihukum Tuhan. Tetapi nama siapa yang dipermuliakan. Dalam bahasa aslinya hanya dikatakan bahwa Allah akan memuliakan dan akan memuliakan lagi. Tidak disebut Dia atau itu. Tetapi ini adalah jawaban Bapa atas permintaan Putra untuk memuliakan Nama Bapa. Dengan kata lain Allah akan menolong Putra-Nya untuk bisa bersikap baik sehingga Nama Allah tetap dipermuliakan bukan dihina atau dihujat oleh orang banyak. Sebab itu nama yang dipermuliakan adalah nama Allah. Roh Kudus yang selalu menyertai dan menguatkan Putra Allah, bahkan juga Bapa  menyertai Putra manusia Yesus,sebab memang Bapa selalu menyertai Putra-Nya (nama Kristus disebut Imanuel berarti Allah beserta kita Mat 1:23).

Kalau kita mengerti rahasia ini dan selalu bersikap dan bereaksi betul maka reaksi kita akan tepat, berhasil, berkemenangan dan juga kita tidak sampai berbuat hal-hal yang salah dan jahat yang bisa menyebabkan nama  Tuhan dihina atau dihojat dalam masa-masa susah kita. Allah pasti mau menolong kita asal kita tidak bereaksi sendiri, tetapi berharap pada Tuhan dan selalu dipimpin Roh-Nya, sehingga ita bisa bereaksi dengan baik dan berkemenangan dan susah itu diganti kebaikan dari Tuhan yang indah-indah.

Yusuf mengalami kesedihan yang besar dan problem yang ruwet. Untung ia mempunyai hubungan baik dengan Allah dan dapat pimpinan-Nya lalu taat, sehingga Juru selamat bisa lahir dan rencana Allah bagi Yusuf, Maria dan dunia semua terlaksana dengan indah. Coba Yusuf larut dalam susahnya dan tidak mau mendengarkan Tuhan, semua akan menjadi ruwet dan celaka. Sebab itu minta pimpinan Roh Kudus dan taat dipimpin Roh. Jangan marah, kecewa, sedih menuruti perasaan hati dll supaya jangan suara Roh terhalang sehingga kita tidak dipimpin Roh tetapi jalan sendiri, akibatnya bisa diterkam iblis dengan tipu dayanya dan menjadi celaka, rugi besar. Sebab itu percayalah akan kebaikan Allah, dengar suara-Nya dan taat, pasti dipimpin Roh itu terbaik!

YOHANES 12:29 REAKSI ORANG BANYAK
KEMUDIAN ORANG BANYAK YANG BERDIRI DI SITU DAN YANG MENDENGAR, BERKATA BAHWA INI BUNYI GUNTUR. YANG LAIN BERKATA, SEORANG MALAIKAT BERBICARA KEPADA-NYA.

Ini komentar orang banyak, bisa menyesatkan, sebab selalu campuran (misalnya facebook, internet dan media masa lainnya), hati-hati bisa hanyut dalam komentar orang banyak, menjadi kacau, kusut dan celaka! Percayalah bahwa Firman Tuhan itu kebenaran Yoh 17:17. Pegang Firman Tuhan baik-baik dalam pimpinan Roh Kudus dan selalu hidup dipimpin Roh dan pimpinan Roh itu selalu sesuai dengan Firman Tuhan.

Apakah mereka mengerti suara ini? Mereka mengerti sebab mereka mengatakan bahwa ini malaikat yang berbicara kepada-Nya. Tetapi bagi mereka ini tidak banyak artinya untuk memuliakan nama Allah. Bagi Kristus dan orang-orang yang cinta dan taat pada Allah, memuliakan nama Allah itu sangat penting, bahkan yang utama dan ini menjadi tanda dari orang-orang yang berkenan kepada Allah, suatu hidup yang cocok dengan kehendak Allah Yoh 15:8.

Dalam segala yang kita perbuat biar nama Tuhan Allah dipermuliakan Mat 5:16, 1Pet 4:11, Rom 15:6. Kita yang sudah ditebus harus memuliakan Allah dengan segenap tubuh dan roh kita 1Kor 6:20. Jadi ini penting sekali, supaya dalam segala perbuatan kita, nama Tuhan terus dipermuliakan!

YOHANES 12:30 PENJELASAN PUTRA MANUSIA YESUS

Komentar: Guntur, itu berarti tidak ada artinya bagi manusia.

Komentar: Malaikat berbicara dengan Dia, itu berarti tidak ada kena mengena dengan mereka, jadi juga tidak ada artinya.

Tuhan Yesus tidak memberi komentar seperti mereka. Justru Ia berkata, ini terdengar karena mereka. Kalau tidak ada mereka, Allah cukup bicara dengan Putra-Nya saja secara pribadi, tetapi sebab ada orang banyak Allah bicara supaya mereka mendengar dan mengerti bahwa ada hubungan yang erat antara Kristus dan Allah dan Allah menjawab permintaan Putra-Nya!

Mengapa demikian? Sebab sebentar lagi mereka akan melihat Putra manusia di atas salib yang dituduh dan dihukum salib sebagai penjahat besar yang patut dihukum mati.

Sebab itu Tuhan Yesus berkata ini untuk menguatkan iman mereka, supaya jangan mereka hanyut dalam tuduhan imam-imam dan orang Farisi yang menolak Mesiah serta membunuhnya (bahkan mereka berani menanggung darah-Nya sebab yakin mereka benar dan Kristus salah, sesat, melawan Allah, padahal itu terbalik, justru mereka yang melawan Allah dan membunuh Juru selamat, yang menebus manusia). Rupa-rupanya Allah menguatkan iman mereka supaya jangan binasa ikut arus yang salah (sebagai akibatnya orang Israel harus menanggung dosa pemimpin-pemimpinnya ini,karena darah Mesiah ditanggungkan atas anak cucuk turunannya Mat 27:25 sehingga harus mengalami masa kesusahan Yakub Yer 30:7). Jangan salah jalan, akibatnya akan dahsyat.

YOHANES 12:31 MASA PENGHUKUMAN DUNIA INI

Penghulu atau penguasa dunia ini akan dibuang keluar. Ini puncak dari peperangan gelap dengan terang akibat kejatuhan Hawa dan Adam Kej 3:15.

Iblis, ciptaan Tuhan berseteru dengan turunan Adam Hawa, dengan kebencian yang sangat hendak membunuh dan menyeret umat manusia ke dalam Neraka. Dengan ini ia juga melawan Allah, Iblis berani menantang Allah tetapi sekarang kepalanya akan diremukkan. Perseteruan manusia dengan iblis dipatahkan oleh Kristus dengan cara, menebus manusia dan saat-saat ini Putra manusia Yesus akan meremukkan iblis sehingga manusia yang ditebus oleh Kristus, bebas dari cengkramannya.

YOHANES 12:32 PUTRA MANUSIA DINAIKKAN

Sebab inilah Putra manusia Yesus secara daging mengalami susah sebab akan dinaikkan dan itu membutuhkan penyerahan total sampai mati disalib, penyerahan maksimal yaitu sampai mati Flp 2:8. Tetapi dengan demikian Ia menarik banyak orang datang kepada-Nya.

KESIMPULAN

Kalau orang benar tiba dalam masa-masa kritis, susah, jangan bereaksi sembarangan dan jangan larut di dalamnya, tetapi keluar, lari kepada Kristus, Dia penolong dan jawaban bagi kita. Periksa diri. Meskipun kita sudah hidup benar, masih tetap akan datang banyak problem-problem dan hal yang sulit. Orang-orang benar tetap akan mengalami banyak pergumulan dalam dunia, dan itu menjadi pengolahan bagi kita. Memang di dunia ini kita mendapat kesempatan untuk diolah, untuk tumbuh dan diuji, supaya kita bisa naik dan mulia setinggi mungkin dalam rencana Allah. Bersyukur senantiasa dan minta pimpinan Roh Kudus, supaya kita lepas dari saat-saat kritis ini sehingga lulus dan nama Tuhan dipermuliakan, jangan sebaliknya. Tiap-tiap masa susah itu tidak kebetulan, tetapi ada maksud Allah yang baik. Mengapa kita sampai pada saat-saat seperti itu. Ada maksud yang baik dari Allah bagi kita! Kalau kita selalu dipimpin Roh, maka hidup ini sekalipun ditimpa banyak kesukaran, itu semua akan berubah menjadi kemenangan-kemenangan: setiap masa kritis kalau kita hadapi dengan Tuhan, akan berubah menjadi kemuliaan yang besar. Ikut saja dalam kematian Kristus, dipimpin Roh, maka kita akan ikut dalam kebangkitanNya yang heran dan mulia.

Nyanyian

-          Kalau taat dipimpin Roh (Berachah no. 1001)

-          Salib hentar aku t’rus

-          Indah rencana-Mu Tuhan