Share :  

I. DALAM DUNIA Luk 17:26-31

Orang-orang akan makan minum, kawin mengawinkan, jual beli, menanam dan giat melakukan segala pekerjaan jasmani lainnya. Memang dari zaman dahulu orang bekerja untuk perkara-perkara yang fana, tetapi dalam zaman ini lebih banyak lagi karena kemajuan zaman yang pesat dan orang-orang hidup berlomba-lomba untuk mencari segala kesukaan, kuasa, kedudukan dan semua keinginan hatinya dengan cara-cara yang makin maju dan modern.

Kalau dahulu orang menonton film kuno di gedung bioskop, sekarang menonton pribadi segala macam film yang jahat dan keji. Semua ini karena dosa makin bertambah-tambah, juga kesucian ditambah dengan teknologi yang maju pesat Wah 22:11. Dosa di seluruh dunia  makin nyata dan terus meningkat dalam segala segi, sampai satu saat tiba-tiba Tuhan Yesus datang dan orang-orang yang berjaga-jaga terangkat, tetapi dunia tidak peduli dan makin jahat sampai sempurna dalam kejahatannya.

II. DALAM GEREJA Wah 2,3

Apa yang terjadi dalam Gereja-gereja dinubuatkan dalam 7 Gereja akhir zaman (Asia kecil Wah 1:11). Banyak perubahan-perubahan dalam dunia  itu diizinkan atau diberikan oleh Tuhan dan itu juga dipakai oleh umat Tuhan (misalnya kemajuan ilmiah, teknologi, perdagangan dll). Selama tidak bertentangan dengan Firman Tuhan itu boleh dipakai dalam Gereja, misalnya kemajuan teknologi dalam elektronik, sehingga belajar Firman Tuhan dari khotbah-khotbah dan nyanyian bisa dilakukan sendiri di rumah dan di mana saja, tetapi umat Tuhan tetap perlu bersekutu di dalam Tuhan dalam persekutuan tubuh Kristus. Gereja Tuhan tidak boleh diganti dengan Gereja dalam komputer, internet, sebab perlu ada persekutuan tubuh Kristus, bahkan ini akan diperluas sampai persekutuan global dalam persekutuan tubuh Kristus global. Kita melihat macam aktivitas kekristenan menurut pembagian ilahi, menurut Kemah Suci yaitu Luar Halaman, Halaman, Ruangan Suci, dan Ruangan Maha Suci. Kita juga bisa membaginya dalam aktivitas jalan lebar dan jalan sempit (Luar Halaman serta banyak dari Halaman termasuk jalan lebar).

Salah satu ukuran yang bisa menjadi contoh segala aktivitas dalam Gereja adalah kegiatan dalam usaha-usaha barang-barang kekristenan, misalnya buku, hiasan, hadiah-hadiah, baju, gambar dan pigura, film, elektronika dll. Ini juga tergantung pemakaiannya, tetapi orang-orang Halaman lebih banyak sibuk dan mementingkan semua bentuk ibadah yang jasmani dan lahiriah. Begitu banyak investasi untuk hal-hal lahiriah, lebih dari orang-orang dalam Ruangan Suci. Lebih dari setengah barang-barang kekristenan berupa benda-benda ini. Seringkali barang-barang ini menjadi yang utama dalam pelayanan.

Barang-barang ini boleh ada tetapi tidak mutlak diperlukan, pekerjaan Tuhan terus berjalan terutama dengan pimpinan dan kuasa Roh Kudus. Orang-orang Kristen dan Gereja-gereja seharusnya memikirkan hidup yang menyala-nyala, berapi-api oleh Roh Kudus dan Firman Tuhan, hidup yang suci, (bukan jatuh bangun dalam dosa), persekutuan tubuh Kristus, memenangkan jiwa, pelajaran Firman Tuhan, doa puasa, ketaatan dipimpin Roh, mahir pikul salib dst, bukan yang limpah dengan hal-hal jasmani. Ini seperti Saul yang terus memikirkan bagaimana bisa membuat tentaranya besar, megah, berkualitas, tetapi Daud memikirkan hidup rohani yang cinta Firman Tuhan Maz 1:1-3. Hasilnya Saul kalah dan akhirnya mati tetapi Daud menang terus tidak pernah kalah, hidup dalam kesucian, menang atas dosa, bukan seperti Saul sekalipun besar, jatuh bangun dalam dosa dan akhirnya binasa. Yang penting adalah perlengkapan Daud, bukan perlengkapan Saul, meskipun Daud juga memakai pedang, kuda, tentara, tetapi nomor satu adalah perlengkapan rohani yaitu Allah bersertanya! Daud tidak berani melanggar Firman Tuhan (waktu ia melanggar, ia jatuh, tetapi untung ia langsung bertobat lagi, misalnya dalam dosa Batsyeba dan menghitung ornag Israel). Perlengkapan Saul, ia berani menghalalkan segala cara, termasuk membunuh Daud dan pergi kepada dukun. Akhirnya semua perlengkapannya sia-sia belaka. Sebagian tentara Saul dipakai Daud juga, tetapi mereka yang hidup dalam dosa dibinasakan Tuhan.

Orang-orang Halaman, kalau perlu menghalalkan segala cara-cara yang dosa untuk meningkatkan hasil (tetapi ini menjadi cara orang berdosa = Luar Halaman), tetapi itu akan sia-sia. Pelayanan adalah peperangan melawan iblis Ef 6:12, yaitu dengan memakai perlengkapan Daud.

1. LUAR HALAMAN

Kadang-kadang Gereja-gereja memakai (menghalalkan) segala cara-cara dunia seperti Saul, misalnya sandiwara-sandiwara, film-film yang berisi hal-hal yang duniawi, hadiah-hadiah, daya tarik uang, seks, politik, golongan-golongan, dll acara-acara duniawi yang berisi dosa. Gereja jalan sempit tidak berani menghalalkan hal-hal sekuler yang berdosa atau membiarkan dosa di dalamnya. Raja-raja Israel yang tidak memegang Taurat akhirnya diisi dengan hal-hal dosa (orang dunia) seperti Ahab dll, suatu kebencian kepada Tuhan, tetapi Tuhan masih melawatnya untuk menolong yang masih mau bertobat, sebab Tuahn tidak ingin seorangpun binasa 2Pet 3:9.

2. HALAMAN

Kalau kita mengerti pembagian ini, maka kita bisa mengerti tentang akhir zaman lebih baik dan lebih tepat. Jumlah orang di jalan lebar lebih banyak daripada yang di jalan sempit, termasuk juga orang-orang Kristen jalan lebar itu lebih banyak dari yang di jalan sempit Mat 7:13-14, ini berarti di bawah 50%, bahkan mungkin lebih sedikit lagi. 

3. RUANGAN SUCI

Perlengkapan ilahi adalah Hujan akhir. Ini yang utama, yang lain hanya perlengkapan yang boleh ada (kalau tidak mengandung dosa dan tidak melawan pimpinan Roh Kudus, sekalipun bukan dosa), boleh tidak, tetapi Hujan akhir inilah yang melengkapi dan menghiasi Gereja akhir zaman sehingga menjadi pengantin peremuan Anak domba yang terhias Wah 21:1.

Kita harus tumbuh dalam Ruangan Suci kepada kedewasaan dan kesempurnaan Kristus yaitu berjalan dalam Roh (seperti ligabis) dan jabatan-jabatan harus makin nyata, baik nabi, rasul, penginjil, gembala, guru. Yang sekarang sudah tampak adalah gembala, penginjil dan guru, semua harus belajar memberitakan injil atau mengajarkan kebenaran-kebenaran Firman Tuhan. (Jangan lupa setiap orang harus ingat orang-orang yang menjadi bebannya dan menggembalakannya misalnya orang tua, pemimpin seksi dalam Gereja, pemimpin Persekutuan kecil, juga pemimpin-pemimpin dalam pabrik, toko, usaha-usaha dunia, wajib menginjil dan menggembalakan orang-orang yang di dekatnya ini Luk 10:27, ini orang-orang yang bekerja sama dengan dia secara sekuler, tetapi ini juga orang-orang di dekatnya yang perlu dicintai dan diselamatkan!).

Terus beritakan Injil dan mengajar. Jabatan rasul dan nabi akan dinyatakan untuk menyempurnakan Gereja Tuhan. Bukan nabi dan rasul hasil sekolah yang dibuat manusia, tetapi yang diangkat oleh Tuhan. Nabi dan rasul itu diangkat Tuhan. Nabi-nabi istimewa dalam Gereja-gereja jalan lebar untuk membalikkan hati orang-orang kepada Tuhan, mereka berani bicara dengan keras menempelak orang-orang beriman yang keras hati dan sesat dalam dosa dan rasul-rasul untuk mempersatukan Gereja-gereja (umat Tuhan yang berada dalam penggembalaan para gembala) sehingga ada persekutuan dalam Roh di antara Gereja-gereja yang dipimpin Roh sampai akhirnya masuk dalam Gereja global (tubuh Kristus global) yang bukan buatan manusia, tetapi langsung dipimpin Roh dalam Hujan-akhir dan ini akan nyata dalam Minggu ke-70 Daniel. Sebab itu kita harus tumbuh, dengan visi dari Tuhan, bukan visi kita sendiri. Setiap orang, hamba Tuhan dan Gereja-gereja mempunyai beban-beban yang berbeda, tetapi semuanya harus punya satu visi dari Firman Tuhan, sesuai dengan Firman Tuhan yaitu menjadi pengantin Anak Domba yang terhias, tubuh Kristus global yang akan disempurnakan dalam Minggu ke-70 Daniel ini.

Orang-orang rohani juga memakainya misalnya buku, pelajaran-pelajaran Alkitab dalam bentuk elektronik, tetapi yang dipentingkan adalah hal-hal yang rohani, bukan yang jasmani. Orang-orang yang rohani bisa berpada dan mengutamakan hal-hal yang rohani seperti Alkitab, buku-buku rohani, elektronik yang berisi pelajaran Alkitab, kesaksian (juga kesaksian biografi) semua ini hanya sebagai pelengkap sebab yang utama adalah Firman Tuhan dan Roh Kudus, Roh Kudus yang memberi kekuatan, baik dengan khotbah langsung (bisa juga tidak langsung lewat buku-buku dan majalah yang berfungsi seperti Tulang Elisa 2Raj 13:21 dan barang-barang elektronik yang dibuat orang-orang rohani dan dibaca orang yang dibantu Roh Kudus).

Yang terpenting adalah:

1. Pekerjaan Roh Kudus dan

2. Firman Tuhan,

3. Lewat orang-orang yang dipimpin Roh (ligabis).

Ini adalah bagian utama dari pekerjaan Tuhan, selalu harus ada hal-hal ini. Hujan-akhir akan terjadi dan berlangsung dengan luar biasa sebab ada 3 hal utama ini. Sebab itu kita harus selalu limpah dengan Roh Kudus (penuh dan dipimpin Roh), tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan dan hidup sebagai ligabis dalam persekutuan tubuh Kristus yang betul (dalam kesucian dan kasih dipimpin Roh). Oleh Firman Tuhan dan Roh Kudus serta iman dari orang-orang yang dipimpin Roh bisa mengerjakan apa saja, sebab tidak ada yang mustahil bagi Allah dan bagi orang-orang yang dipimpin Allah langsung yaitu dipimpin Roh, sehingga akan terjadi kegerakan rohani yang luar biasa oleh hal-hal ini di seluruh dunia, dengan hikmat dan kuasa Allah yang tidak terbatas, sebab itu kita harus bersedia dan tumbuh dalam kesukaan ilahi dalam hal-hal ini dan semua hal-hal yang fana hanya sebagai fasilitas yang boleh ada atau tidak ada (kalau tidak ada, kuasa Allah di dalam kita bisa mengadakan. Bandingkan pelayanan Tuhan Yesus dan rasul-rasul tidak pernah terganggu karena tidak ada fasilitas, sebab Allah sanggup menyediakan semua fasilitas yang diperlukan dalam rencana dan pekerjaan Allah!). Tetapi jangan berjalan dalam daging, melainkan berjalan dalam Roh.

4. RUANGAN MAHA SUCI

Tanda-tanda Ruangan Maha Suci adalah pekerjaan dan pelayanan orang sempurna yang sama sekali tidak tergantung dari fasilitas duniawi, sama sekali tidak membutuhkan fasilitas jasmani atau sekuler. Orang-orang sempurna ini seperti Kristus, sempurna bisa melakukan apa saja, bahkan lebih dari Tuhan Yesus Yoh 14:12. Ini akan terjadi dalam Minggu ke-70 Daniel.

III. PERTUMBUHAN ROHANI

Jangan lupa semua orang mulai dari Halaman, mulai dari duniawi, atau lahiriah lalu makin rohani 1Kor 15:46. Mulai kanak-kanak rohani lalu menjadi dewasa rohani 1Kor 1:1-14, dari tanah liat lalu berubah sampai menjadi kayu, perak dan emas 2Tim 2:20-21, dari pikiran manusiawi menjadi pikiran Kristus, dari daging menjadi rohani. Ini pertumbuhan yang normal, tetapi perlu diperhatikan:

1. Harus ada pertumbuhan

2. Harus ada penggembalaan

3. Harus ada target sesuai Firman Tuhan dan rencana Allah


1. HARUS ADA PERTUMBUHAN

Langkah pertama untuk tumbuh adalah: Lahir baru.

Lahir baru lengkap itu ditandai dengan tiga kesaksian ilahi dari Bapa, Putra dan Roh Kudus, yaitu dengan darah = bertobat, air = baptisan air, dan Roh = baptisan Roh Kudus 1Yoh 5:7-8.

Seharusnya lahir baru dilengkapi secepatnya dan ini bisa terjadi dalam sesaat atau beberapa hari atau bulan. Orang yang sudah berusaha tetapi belum selesai proses lahir barunya, jangan putus asa, terus berusaha, minta, periksa diri dan perlu bantuan gembala sidang. 

Dalam Hujan awal hal ini nyata sekali, sebab semua yang percaya waktu itu penuh dengan Roh Kudus dan mereka belum dianggap selesai lahir baru, kalau belum penuh dengan Roh Kudus Kis 2:4; 8:14-17; 19:1-7. Orang yang percaya harus dilahirkan baru sampai tuntas yaitu penuh Roh Kudus (seperti bayi yang baru lahir). Dalam Hujan awal (apalagi dalam Hujan akhir) orang yang percaya itu sudah harus penuh Roh Kudus Ef 1:13 (seperti dalam Kisah Rasul 19:1-2). Orang yang meniadakan baptisan Roh Kudus dan menganggap kalau percaya itu sudah berarti penuh Roh Kudus, mereka kehilangan pemberian Allah yang mutlak diperlukan. Waktu orang-orang Samaria sudah percaya tetapi belum dibaptis Roh Kudus, itu dihitung lahir baru yang belum selesai, sehingga Rasul-rasul dari Yerusalem datang membantu melengkapi sampai orang-orang Samaria semuanya penuh dengan Roh Kudus Kis 8:14-17. Apalagi dalam Hujan akhir hal ini akan menjadi kenyataan yang menjadi kebutuhan, sebab tanpa pertolongan Roh Kudus, lebih-lebih dalam akhir zaman, pertumbuhan orang Kristen sulit terjadi. Penuh Roh Kudus bukan jaminan pasti rohani dan masuk Surga, sebab 5 anak dara yang bodoh yang penuh Roh Kudus pun tidak ikut dalam pengangkatan Mat 25:12-13.  Dalam keadaan akhir zaman, di mana dosa bertambah-tambah luar biasa dan rangsangan untuk daging sangat kuat dan limpah di mana-mana menyeret seperti tsunami, maka tanpa pertolongan Roh Kudus, rata-rata orang-orang beriman juga dikalahkan oleh daging, jatuh dalam dosa dan undur, sama sekali tidak tumbuh.

Tanpa pertumbuhan, orang-orang beriman akan tetap menjadi kanak-kanak seperti jemaat Korintus dan sibuk hanya dengan perkara-perkara yang fana dan kanak-kanak, bahkan seringkali menjadi kemunduran oleh tipu daya iblis. Orang-orang hidup dalam perkara-perkara dosa dan menganggap bahwa ia masih berkenan pada Tuhan, padahal sama sekali tidak seperti Gereja Laodikea Wah 3:16 dan Sardis Wah 3:1 apalagi Gereja Tiatira dan Pergamus. Dalam pertumbuhan perlu diperhatikan unsur waktu, sebab kalau dengan bertambahnya waktu, orang beriman tidak tumbuh, itu berarti ada yang tidak betul. Ukuran waktu untuk pertumbuhan jasmani hampir sama untuk semua orang dari baru lahir sampai dewasa, tetapi untuk pertumbuhan rohani tidak sama, bisa berbeda banyak, itu masih normal, tetapi tetap ada batas-batasnya meskipun relatif.

2. HARUS ADA PENGGEMBALAAN Mrk 6:34

Domba-domba yang tidak bergembala, hanya sedikit yang tahan, lebih-lebih dalam akhir zaman. Dengan penggembalaan yang baik (yaitu karena cinta Tuhan bukan sebagai pekerjaan, nafkah, bukan karena uang Yoh 21:15-17, 1Pet 5:2-4). Kalau domba-domba Tuhan mau digembalakan (mau taat, tidak berontak Ibr 13:7,17) maka biasanya domba-domba akan tumbuh dengan pesat dalam persekutuan tubuh Kristus yang betul di dalam penggembalaan yang baik.

Orang yang cinta Tuhan mau terbeban untuk menggembalakan orang-orang yang memang jadi bebannya seperti orang tua wajib terbeban untuk anak-anak dan untuk orang seisi rumahnya, itu bagian setiap orang beriman Kis 16:31. Ini tidak otomatis, harus dikerjakan baik-baik dengan pertolongan Roh Kudus.

Tanpa pertolongan Roh Kudus kita sangat terbatas. Tetapi dengan pertolongan

Roh Kudus kita bisa menjadi tidak terbatas, sesuai dengan penyerahan, ketaatan kita Gal 2:20. Sebab itu orang Kristen yang tidak bergembala, terus keliling ke sana sini, biasanya tidak tumbuh dengan baik, bahkan mudah hanyut dalam arus jalan lebar, salah satu siasat iblis adalah menolak penggembalaan sehingga dengan mudah singa (iblis) itu bisa menerkam domba-domba yang tidak bergembala 1Pet 5:8, Mrk 6:34.

3. TARGET

Kita perlu mengenal target pertumbuhan, yaitu:

a. Umur manusia Maz 90:10, yaitu 70-80 tahun. Kalau sampai tua tidak percaya, habis waktunya, mati dan binasa kekal. Sesudah mati tidak ada kesempatan lagi.

b. Umur tiba-tiba habis Yak 4:14. Manusia itu bisa tiba-tiba mati, maka kesempatannya habis. Ini juga bisa terjadi kalau dosanya memuncak, Tuhan hukum dan memotong umurnya dan ia binasa. (Biasanya hukuman Tuhan yang memotong umur, karena Tuhan yang maha tahu, tahu lebih dahulu bahwa orang itu sampai mati tidak akan bertobat dan karena dosa-dosanya yang melebihi batas umurnya dipotong). Juga kalau orang itu bunuh diri, mati dalam dosa dan binasa (kecuali ia sempat bertobat, ini tentu tidak semua, hanya sebagian kecil). Sebab itu Tuhan berkata jangan keras hati, hari ini, bertobatlah Ibr 3:13,14, 2Kor 6:1. Orang yang keras hati itu akan lebih lekas binasa.

c. Target akhir zaman. Seringkali orang tidak sadar dan mempermainkan kesempatan yang diberikan Tuhan. Dalam akhir zaman dosa dan kesukaan dosa begitu limpah, banyak orang yang tetap ingin hidup dalam dosa dan tidak mau menyangkal diri atau taat pada Firman Tuhan akan terus minum anggur lama (ini berarti keras hati, lebih-lebih pada akhir zaman Ibr 3:14), maka ia akan cepat masuk golongan orang yang sulit bertobat Luk 5:39, Pkh 12:1. Kebanyakan orang ini akan binasa, sebab tidak mau menyangkal diri untuk menjadi murid Tuhan Luk 9:23 (murid artinya taat) dan terus belajar, seperti sekolah kepada Tuhan sampai tumbuh dewasa dan masuk dalam pengangkatan). Orang-orang yang tidak mau bertobat, minum terus anggur lama akan tumbuh dalam dosanya sehingga binasa dalam dosa, sama sekali tidak lagi mau bertobat dan sebagian masuk dalam zaman Antikris dan masih bisa mendapatkan keselamatannya dengan kehilangan nyawanya Wah 13:7. Sekarang ini adalah akhir zaman dan orang-orang yang terus minum anggur lama akan luput dari target keselamatan dalam Tuhan.

Ini target akhir zaman, harus bersedia Mat 24:42 dengan hidup dalam kesucian dipimpin Roh seperti ligabis bukan seperti ligabo, supaya jangan luput dari target-target akhir zaman.

d. Target Minggu ke-70 Daniel. Di sini batas waktu maksimal 3,5 tahun = 1260 hari dan harus tumbuh sampai sempurna. Sebagian menjadi sempurna (144.000 orang) yang lain terus tumbuh dengan cepat sehingga hidupnya tetap sebagai ligabis. Yang tidak mau dipimpin Roh (meskipun penuh Roh Kudus tetapi tetap minum anggur lama) akan kena "polarisasi"  yang suci makin suci, yang dosa makin dosa Wah 22:11. Kesempatan untuk berdosa begitu banyak (salah satu dari dosa sudah cukup, misalnya uang, bunuh, benci, zina, sombong, duniawi = cinta dunia dll) sehingga hanyut dalam dosa itu dan kena juga dalam semua dosa yang lain. Dosa akhir zaman itu seperti tsunami dan semua orang yang tidak dipimpin Roh Kudus akan hanyut dalam arus dosa itu, sehingga makin jahat, makin keji dalam dosa, tetapi yang suci akan makin suci dengan Hujan akhir; inilah polarisasi dosa dan kesucian.

Orang Kristen tidak boleh santai, iman itu bukan seperti karcis selamat, asal punya pasti selamat, sekali selamat tetap selamat, bukan, iman itu seperti benih yang bisa hidup bisa mati Luk 8:11. Kalau dosa dibiarkan, apalagi hatinya seperti jalan, keras, tidak mau bertobat, maka benih itu akan mati. Bahkan hati yang plin plan, mendua, cinta Tuhan dan cinta dunia, bercabang Yak 4:8,4, seperti Laodikea Wah 3:15-16, ia akan ditebang sebab tidak berbuah Mat 3:10; ini seperti benih di tanah yang berbatu-batu (simpan dosa, tidak bertobat tuntas, masih ada sisa dosa yang dibiarkan bahkan disayang, dicintai) dan seperti tanah penuh semak duri percintaan duniawi.

Kalau kita tidak mau bersedia sekarang, sekalipun sudah penuh Roh Kudus, akan menjadi seperti ligabo, tidak masuk target Minggu ke-70 Daniel, yaitu kena polarisasi dosa dan kesucian, seperti ligabo dan tertinggal! Sebab itu jangan tumbuh santai, ingat target umur manusia, target umur tiba-tiba habis, target akhir zaman dan target Minggu ke-70 Daniel!

Orang yang tumbuh akan menjadi indah, berbuah-buah dan tumbuh dalam imannya dan ini berarti tumbuh seperti Yesus dalam kemuliaan Surgawi yang kekal. semua mengikuti kita Wah 14:13. Kemuliaan dunia ini fana (uang, kepintaran, kedudukan dll) tetapi itu sudah dikejar dan direbut semua orang habis-habisan. Tetapi kemuliaan yang kekal hanya orang-orang yang mengerti yang merebutnya, orang-orang yang bodoh, tidak mengerti melalaikannya, dan banyak yang binasa Mrk 12:24. Sebab itu jangan asal percaya, lalu santai, jangan sampai mengira sudah tumbuh, ternyata bantut dan binasa seperti Laodikea dan Sardis.

IV. KESIMPULAN

Kita harus sadar bahwa akhir zaman sudah sampai (akan berakhir dalam Minggu ke-70 Daniel, hanya 3,5 tahun lalu zaman Antikris). Sebab itu kita harus betul-betul berjaga-jaga, sebab orang yang santai, biasa-biasa saja, tidak berjaga-jaga akan hanyut dalam tsunami dosa dan polarisasi Wah 22:11. Kita harus tumbuh, dalam persekutuan tubuh Kristus, dalam penggembalaan yang tertentu (bertingkat seperti dalam Keluaran 18:21, dan ini akhirnya akan masuk dalam tubuh Kristus global dalam Minggu ke-70 Daniel). Jangan lupa kita harus ada dalam rencana Allah dan rencana Allah itu terjadwal dengan baik, bahkan ada target-target tertentu yaitu target umur manusia dan umur tiba-tiba habis, untuk yang mati sebelum Minggu ke-70 Daniel dan target akhir zaman dan target Minggu ke-70 Daniel. Sebab itu jangan santai, tumbuh dengan baik dalam kesukaan yang dari Atas, bukan kesukaan duniawi Yoh 4:14, terus tumbuh dengan hal-hal dari Atas, bukan dari hal-hal yang fana (ini hanya fasilitas belaka, yang bisa ditambahkan Tuhan dengan kuasa-Nya, jangan khawatir). Sekalipun sudah rohani, tumbuh terus, sebab target Tuhan adalah sampai seperti Kristus 1Kor 11:1. Kita masih harus terus belajar Firman Tuhan dan mencocokkan diri kita sesuai dengan apa yang sudah kita mengerti Flp 3:16. Firman Tuhan akan terus dibukakan, terus sampai semuanya terbuka, rahasia kesempurnaan-Nya Mat 10:26-27 dan itu akan diberitakan sampai di seluruh dunia, sehingga dari seluruh dunia, dari segala bangsa dan di ujung-ujung bumi, akan masuk dalam kerajaan Allah dan ada yang masuk dalam tubuh Kristus yang sempurna, pengantin Anak domba yang terhias Wah 21:26. Tanda-tanda kedatangan Tuhan akan makin jelas dan ini meneguhkan bahwa ini sudah akhir zaman dan Hujan akhir akan menyempurnakan Gereja-gereja Tuhan juga timbul nabi-nabi dan rasul-rasul yang diangkat Tuhan, lalu terjadilah pengangkatan, Tuhan Yesus datang untuk orang-orang yang bersedia, lalu Antikris datang untuk orang-orang beriman yang tidak bersedia, yang tertinggal.

Nyanyian:

Tuhan datang di atas awan
Datang kumpulkan anak-anak-Nya
Hari yang mulia Tuhan datanglah, angkat yang bersedia