Share :  

YS121 – Yesaya 28:19-23 Gunung Perisim dan Lembah Gibeon (18Jul’12)

Ringkasan ayat-ayat yang lalu

YESAYA 28:1-4 EFRAIM YANG JEMAWA DIHANCURKAN

Sangat mengenaskan, sebab Efraim adalah anak Yusuf yang sangat indah, boleh dikatakan Yusuf itu hampir sempurna, mungkin juga ikut bangkit waktu Tuhan Yesus mati, sebab disuruh Tuhan membawa tulang-tulangnya ke Kanaan dari Mesir. Tetapi heran anaknya terlalu jemawa. Si anak diberi penghormatan dan penghargaan karena bapaknya. Kalau Yusuf dapat penghormatan, Yusuf tidak sampai jadi sombong sebab sudah diolah dan lulus, tetapi anak-anaknya yang tanpa pengolahan yang dahsyat dan lama, langsung dipuji-puji menjadi sombong. Pasti Yusuf dan isterinya sudah mendidik mereka baik-baik, tetapi ternyata tidak cukup untuk mengatasi kesombongan yang "muncul sendiri" (waktu mereka dipuji-puji, dan dihormati). Ini tantangan bagi anak-anak yang limpah segala-galanya tanpa penderitaan, akhirnya jadi begitu jemawa turun temurun, juga biasanya kurang tekun untuk bekerja dan hidup seenaknya saja! Jangan memanjakan anak tetapi jangan terus menerus memukul dan menekan anak, banyak berdoa, pegang Firman Tuhan dan minta pimpinan Roh Kudus.

YESAYA 28:5-9 SISA UMAT YANG MABUK

Mabuk kesukaan dunia, hedonism, hati-hati. Karena salah mengerti (tafsiran yang salah) yang menganggap sukses itu mahkota, sebab itu sekarang mereka tidak lagi harus pikul salib dan bisa bersuka-sukaan terus. Sebab itu mereka berani bersuka-sukaan dan melepaskan salib, akibatnya jelek sekali, sekalipun mulai seperti Salomo yang begitu heran atau Nuh, akhirnya sia-sia bisa-bisa juga binasa. Pikul salib sampai masuk Surga atau sampai sempurna menjadi sempurna (tembus "Tirai"). Batasi segala macam kesukaan dan kelimpahan duniawi dengan salib, terus di jalan sempit, di atas Mezbah supaya jangan mabuk dan celaka, karena mabuk kesukaan dosa, hatinya penuh kotoran dan tahi sangat keji seperti Salomo.

YESAYA 28:10-13 NUBUATAN TENTANG ROH KUDUS DAN BAHASA LIDAH

Tuhan bicara dengan bibir gagap dan bahasa lain; tidak mungkin suruhan Allah cacat jasmani, sebab Dia Allah yang maha kuasa, pasti bisa bicara dengan betul. Ini adalah bahasa lidah yang heran, yang memberi begitu banyak faedah bagi orang percaya. Tetapi orang yang menolak pekerjaan Roh Kudus ini, tidak punya perhentian dan mereka tidak bisa dan tidak suka makan Firman Tuhan, yang menjadi baginya hukum dan hukumannya, di sini sedikit di sana sedikit, selalu bertambah dengan hukum dan hukumannya. Tetapi orang yang penuh dan mau taat dipimpin Roh akan cinta Firman Tuhan, mentaati dan diberkati Tuhan,hidup dengan sejahtera, punya perhentian, tidak mungkin menjadi orang yang menghinakan Firman Tuhan.

YESAYA 28:14-18 MENGHINDARI CEMETI ALLAH

Banyak orang punya siasat mengakali Allah. Ternyata mereka ditolak dari Surga, celaka kekal Mat 7:23. Allah tidak bisa diakali. Ada yang berkata-kata nanti kalau tua, nanti kalau Minggu ke-70 Daniel mulai, atau tanda-tanda kedatangan Tuhan, baru mau sungguh-sungguh, sekarang setengah hati, ini berarti ada keinginan-keinginan dosa yang tidak dimatikan, tahu-tahu mati dan terhilang atau seperti menerusi api, celaka. Ada banyak siasat dan janji dengan maut untuk menghindar dari hukuman Allah, tetapi semua sia-sia.

YES 28:19-34. BERTOBATLAH, SUNGGUH-SUNGGUH IKUT TUHAN ITU INDAH BUKAN MENDERITA

YESAYA 28:19 BELAJAR MENGERTI DARI KEGENTARAN

SEJAK SAAT IA PERGI KELUAR, IA AKAN MEMBAWAMU. KARENA PAGI DEMI PAGI IA AKAN MELEWATI (MU), SIANG DAN MALAM DAN ITU AKAN MENJADI GANGGUAN SUPAYA KAMU BISA MENGERTI BERITANYA.

Sejak saat cemeti (hajaran Allah) keluar, orang-orang yang tidak bertobat, berusaha mempermainkan Allah (yang membuat janji dengan maut dan neraka) tetapi mereka diinjak-injak dan dihajar terus supaya bertobat. Sepanjang hari dari pagi sampai malam, terus menderita, Tuhan izinkan supaya bertobat. Tuhan bisa memakai macam-macam hal Dia tahu apa yang terbaik untuk mendidik setiap orang beriman, supaya bertobat dan selamat!

Mengapa Tuhan mengizinkan? Apakah Tuhan kejam? Sehingga menghajar umat-Nya dengan banyak celaka? Tidak! Semua ini dilakukan supaya mereka bertobat dan tidak masuk neraka kekal. Hak 2:13-20. Israel terus menerus mengulang kesalahan yang sama. Kalau sudah senang, enak, lalu kesungguhan mulai kendor, sebab itu mudah terjerat kesukaan duniawi dan jatuh; Kalau dinasehati tidak mau, lama-lama dihajar Tuhan dengan dahsyat. Lebih baik dihajar seperti Yunus daripada binasa di neraka kekal. Yunus mau bertobat, kalau tidak, ia terhilang seperti Yudas. Kasih Allah menarik manusia dari kebinasaan kekal, kalau mau bertobat. Tuhan menunggu mereka bertobat dan orang-orang yang tidak bertobat ini menunggu dalam penderitaan. Pagi demi pagi, siang malam celaka itu berjalan terus lewat (Inggris: pass over Kel 12:11,13,22-23). Sebab ada korban paskah maka Tuhan melewati (pass over) rumah-rumah Israel tetap selamat, tetapi rumah-rumah Mesir mengalami kematian dan berkabung Kel 12:27. Sekarang Israel penuh dengan dosa maka hukuman Tuhan masuk dalam rumah-rumah, begitu mengerikan. Tetapi orang-orang yang ada darah domba untuk menutup dosanya (= bertobat) atau tentang hidup dalam kesucian, akan lepas dari bala ini.

Naomi menunggu sampai satu per satu mati, akhirnya ia kembali ke Betlehem dan di sana tidak ada lagi yang mati-mati. Orang-orang yang undur menunggu dalam kengerian, mereka diambil satu per satu sampai habis, kecuali mereka bertobat.

Seringkali dalam keadaan yang dahsyat, pagi-pagi dan siang malam beberapa orang mulai mengerti maksud Tuhan yaitu supaya bertobat, Yunus, Simson mengerti dan mereka bertobat sungguh-sungguh, maka dosanya diampuni. Simson langsung mati, Yunus masih boleh hidup dan melayani lagi.

Lebih baik kita mengerti kebenaran Tu-han dari Firman Tuhan daripada belajar lewat penderitaan yang dahsyat siang malam Yes 1:19-20. Orang beriman (anak-anak Allah yang Maha Besar) tidak sulit untuk hidup senang dan keberkatan, yaitu dengan taat akan Firman Tuhan, pasti dapat, tetapi yang tetap keras hati, apalagi sudah kena tipu daya Sodom sampai mabuk seperti Lot, tidak mau lagi bertobat, maka mereka akan binasa, juga Yudas. Sebetulnya pelajaran kekristenan ini tidak sulit, asal mau bertobat dan taat dan percaya akan Firman Tuhan sungguh-sungguh, pasti bisa dan jadi baik.

YESAYA 28:20 TEMPAT TIDUR DAN SELIMUT TERLALU KECIL

KARENA TEMPAT TIDUR ITU LEBIH PENDEK BAGI SEORANG YANG HENDAK MEMBUJURKAN DIRINYA DI ATASNYA DAN SELIMUT ITU LEBIH SEMPIT BAGINYA UNTUK BISA MENYELUBUNGI DIRINYA DI DALAMNYA

Keadaannya begitu menderita sampai tempat untuk tidur sangat pendek dan kain untuk selimut tidak cukup untuk membungkus dirinya (lebih-lebih waktu musim dingin) sehingga sangat menderita. Tentu orang tidak akan membuat tempat tidur yang begini pendek, tetapi karena tidak ada tempat tidur, apa saja yang bisa dipakai untuk tidur sekalipun terlalu pendek, juga kain untuk selimut seadanya sekalipun sangat sempit. Sebaliknya Og raja Basan membuat tempat tidur kurang lebih 4,5m x 2m (9x4 hasta Ul 3:11) sebab raja bangsa raksasa (Refai) itu mau tidur dengan enak di atas tempat tidur besi dan tidak mau kedinginan. Sengaja ayat ini diceritakan supaya kita mengerti betapa besar penderitaan orang-orang ini setiap hari. Orang yang paling miskin bisa tidur enak, tetapi orang-orang yang dihajar Allah ini sangat menderita setiap pagi dan siang malam. Orang yang sombong, mau senang-senang menghina Firman Tuhan dan hatinya najis dengan segala dosa karena menuruti hawa nafsunya, ia tidak akan bersukacita, tetapi justru menderita begitu banyak siang malam terus menerus, akibat tidak mau bertobat, sekalipun sudah diberi waktu atau kesempatan begitu banyak. Orang yang hidup dalam dosa tidak mungkin ada sejahtera tetapi takut, celaka, gelisah dan penuh penderitaan, sebab dosa adalah permulaan Neraka dan kesucian adalah permulaan Surga!

YESAYA 28:21 SEPERTI TUHAN DI GUNUNG PERASIM DAN DI LEMBAH GIBEON

SEBAB TUHAN AKAN BANGKIT SEPERTI DI GUNUNG PERASIM. IA AKAN MARAH SEPERTI DI LEMBAH GIBEON, SUPAYA IA BISA MELAKUKAN PEKERJAANNYA, PEKERJAAN YANG ANEH DAN MELAKUKAN PERBUATANNYA, YAITU PERBUATAN-NYA YANG ANEH.

Ini perbuatan Allah yang aneh, yaitu bangkit di gunung Perasim (dan memberi kemenangan seperti pada Daud 2Sam 5:20) dan marah di lembah Gibeon. Ini pekerjaan Allah yang aneh. Apakah ini? Gunung Perasim hanya disebut satu kali di sini. Di tempat yang lain ada Baal Perasim tempat Daud dipimpin Tuhan untuk menang perang yang heran di Baal Perasim ini. Lembah Gibeon juga disebut hanya satu kali (Gibeon saja ada banyak). Di gunung dan di lembah, Perasim dan Gibeon, Tuhan bangkit dan marah dan berbuat hal-hal yang aneh. Ini 2 hal yang ekstrim, bersukacita (bangkit) dan marah. Keanehan Tuhan adalah kalau seorang bertobat sungguh-sungguh, Dia berbalik dari marah menjadi baik seperti pada Yunus dll. Tetapi kalau tidak bertobat, hukumannya dahsyat. Niniwe bertobat dan hukumannya dibatalkan. Yunus sudah tahu keanehan Allah ini, sebab itu ia lari ke Tarsus, sebab orang-orang yang akan dihukum-Nya, kalau bertobat dan menyesal, ia akan berbuat hal-hal yang aneh yaitu pengampunan dan membatalkan hukuman-Nya.

Allah bisa berbuat ini, sebab Allahtahu perubahan isi hati yang sebenarnya, sebab itu kalau seorang betul-betul bertobat Ia langsung tahu dan berubah, Ia menolongnya. Tetapi kalau pura-pura, hukumannya akan tetap turun Rom 11:22. Dia bisa berubah dengan sangat cepat, dari puncak gunung sampai dasar lembah, dari marah menjadi cinta. Contoh yang jelas pada Ahab yang sangat jahat, hukuman Allah dahsyat, tetapi Ahab yang sungguh-sungguh bertobat, maka Allah langsung saat itu juga hukuman Allah berubah 100% jadi berkat.Ia memberkati Ahab kembali 1Raj 21:20-29. Allah begitu cepat berubah, ini keanehan yang sering kita tidak mengerti, dari musuh menjadi sahabat, sebab manusia tidak bisa seperti ini. Ia bisa berbuat demikian, sebab Ia tahu dengan tepat isi hati orang yang sungguh-sungguh mau bertobat. Manusia sulit berubah, tetapi Allah bisa seketika dari gunung Perasim jadi lembah Gibeon. Penjahat yang di salib adalah orang keji di hadapan Allah tetapi dalam waktu begitu cepat, Allah berubah menerima penjahat itu dalam Firdaus-Nya. Dari musuh (yang seharusnya masuk Neraka) yang sangat jahat, tiba-tiba jadi orang yang dikasihi dalam Surga, dalam hitungan detik.Ini Allah yang aneh dan luar biasa, sebab itu orang yang mau mati, kalau mau bertobat, masih bisa, sebab Allah tidak terus menerus marah, langsung berubah kalau kita datang kepada-Nya dengan sungguh-sungguh mau bertobat dan menyucikan diri Yak 4:7-8. Tetapi sebaliknya juga bisa dari orang yang cinta Tuhan, lalu menjadi musuh dan tidak mau bertobat, itu bisa terjadi seperti Saul, Roh Allah langsung keluar dari Saul meskipun untuk menghukum, Allah masih menunda selama mungkin untuk memberi kesempatan bertobat Pkh 8:11.

Allah bisa membuat sebaliknya, yaitu pada orang yang dicintai-Nya, sebab mulai dalam Roh dan berakhir dalam daging, terpaksa dilempar ke Neraka. Allah sendiri sangat menderita sebab Allah itu kasih, tetapi sebab Dia juga adil, maka Ia harus melakukannya. Samuel yang menuruti hati Tuhan juga jadi susah sekali, sebab sudah terlanjur mencintai Saul dan Tuhan sudah menolak Saul sebab Tuhan yang maha tahu, tidak melihat di hari-hari yang akan datang, kapanpun, suatu pertobatan dari Saul, juga Yudas 1Sam 15:35. Putra manusia Yesus juga sangat berdukacita melihat Yudas, juga Musa Kel 32:32, Paulus Rom 9:2, sebab itu jangan berubah setia dan peliharalah domba-domba Tuhan supaya jangan mereka binasa, itu sangat mendukacitakan Tuhan.

Kemurahan Allah setinggi langit Maz 103:11 yang memihak manusia yang mau bertobat, asal mau Allah bisa langsung berubah! Semua ini karena kasih Allah dan perbuatanNya yang ajaib untuk menyelamatkan manusia. Dari musuh menjadi kekasih, Allah bisa langsung berubah dan Allah juga tahu pertobatan setiap orang.

YESAYA 28:22 JANGAN JADI PENGEJEK ALLAH

SEBAB ITU JANGANLAH ENGKAU MENJADI PENGEJEK, SUPAYA JANGAN PENGIKATMU MAKIN KUAT, SEBAB SAYA MENDENGAR DARI TUHAN ALLAH BALA TENTARA SUATU KEHANCURAN, BAHKAN DITENTUKAN DI ATAS SELURUH BUMI.

Apa artinya pengejek? Inilah orang yang mempermainkan Allah. Ia berkata ya, mau taat, tetapi dalam hatinya tidak mau Mat 21:29-30. Berkata ya tetapi tidak dilakukannya. Kadang-kadang ada orang-orang yang dipakai Tuhan amat heran, ternyata berbuat hal-hal yang sangat keji, padahal ia sudah mengenal Allah yang begitu baik dan heran. Allah yang cinta, terpaksa melemparkannya ke dalam penghukuman kekal Mat 7:23. Dalam dunia orang setia kawan, sekalipun sahabatnya berbuat jahat, ia bela dan berusaha melepaskan. Tetapi Tuhan tidak bisa berbuat demikian, sebab itu melawan diri-Nya sendiri, sebab Ia maha suci dan adil, Hakim segenap bumi.

Orang yang dengan sengaja berdusta pada Allah, ikatannya akan makin kuat. Dalam Mat 21:28-30 anak yang tidak mau lalu bertobat dan melakukan, ini akan pindah ke Surga. Tetapi yang sudah tahu, berkata mau taat, tetapi tidak mau pergi dan tidak bertobat, orang itu mengolok Allah dan kalau sampai mati ia tidak bertobat, ia akan celaka selama-lamanya. Jangan mengolok seperti orang Farisi, Tuhan Yesus begitu marah sampai ia mengeluarkan 7 wai bagi orang percaya yang munafik, yang sudah mengajar dan tahu, tetapi ia sendiri melanggar Mat 23. Ini mengolok Tuhan, berbuat dosa dengan sengaja, hukumannya dahsyat!

YESAYA 28:23 DENGARLAH SUARA TUHAN

BERILAH TELINGA DAN DENGARLAH SUARAKU, DENGARKANLAH DAN DENGARLAH PERKATAANKU

Kita harus dengar-dengaran dari permulaan, jangan dalam keras hati atau munafik apalagi sampai menjadi dosa sempurna. Sebab itu jangan keras hati dari permulaan, bertobatlah supaya tidak sampai celaka, sebab hukuman Allah bagi umat-Nya dahsyat (sekalipun umat-Nya, seperti Israel dan Yerusalem diserahkan pada musuh). Jangan tunggu terlambat, celaka!

Bisakah kita mendengar suara Tuhan. Ada dua prinsip yang penting:

  1. Mendengar suara Tuhan adalah hubungan, seperti telepon kalau putus, tidak bisa medengar suara. Begitu juga kita tidak bisa mendengar suara Tuhan kalau putus hubungan dengan Tuhan, sekalipun memakai cara apapun seperti Saul 1Sam 28:6. Jangan putus hubungan dengan Tuhan. Mau dengar suara Tuhan, bertobatlah kalau ada dosa, lalu pelihara hubungan dalam kesucian dan ketaatan supaya bisa terus dengar.
  2. Suara Tuhan yang umum dan terbanyak itu langsung dalam hati 1Raj 19:12-13, bukan dengan suara yang terdengar atau lewat orang lain. Untuk orang yang tidak bisa mendengar (kelimpahan) suara Tuhan dalam hatinya sehinga ia berusaha mendengar dari orang lain, tetapi itu perlu disaring.

Orang yang tidak bisa mendengar suara Tuhan sendiri, tergantung pada orang lain itu berbahaya dan sulit, sebab ia tidak bisa membedakan sekalipun suara yang betul (misalnya Yer 42:1-22. Kata-kata dari Tuhan oleh Yeremia dikira dusta Yer 43:2. Sebab itu kita harus memelihara hubungan yang baik dalam kesucian baru bisa mendengar suara Tuhan. Kalau seorang hidup dalam dosa dan berkata bahwa ia mendengar suara Tuhan atau melihat penglihatan, jangan percaya (ada pengecualian sangat sedikit seperti Firaun Nekho), itu hanya fasih lidah, sebab itu pelihara hubungan baik-baik dan terus taat melakukan kehendak Tuhan, pasti Tuhan banyak bicara.

KESIMPULAN

Tuhan itu bukan manusia, Ia adalah kasih tetapi juga bisa menghukum dahsyat, sesuatu yang aneh untuk manusia.

Kalau mau hidup enak, senang di dunia sampai Surga, bertobatlah dan taat serta tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan, pasti bisa sebab Allah kita maha kuasa, Dia sanggup menolong kita.

Nyanyian:

Kalau saya mau bergirang, kalau saya mau senang, adalah satu jalan, ya dengar-dengaran