Share :  

ARTINYA

Secara jasmani Israel pernah kembali dari tawanan Babel di bawah pimpinan Ezra dll, tetapi itu belum sepenuhnya, baru nanti dalam kerajaan 1000 tahun Israel akan kembali dan dipulihkan menjadi suatu kerajaan global dengan Kristus sebagai Rajanya.

Secara rohani ini bisa berarti orang yang lepas dari tawanan dosa, penyakit dll, tetapi secara penuh pada waktu seorang lengkap ditebus lahir batin yaitu pada saat pengangkatan, waktu ini ia betul-betul bebas dari semua tawanan dan menjadi mulia sesuai dengan rencana Allah.

YESAYA 14:1 RUMAH YAKUB DAN ISRAEL DIPULIHKAN
KARENA TUHAN AKAN BERKEMURAHAN KEPADA YAKUB

Memang kemurahan Allah itu sangat besar, setinggi langit Maz 103:11, tetapi tidak semua orang mau menerimanya. Ada orang yang bisa menerima dan ada orang yang menolak, itu tergantung dari sikap orang itu sendiri, termasuk karena kebodohannya orang bisa menyia-nyiakan kesempatan untuk menerima kemurahan Allah yang sangat besar selagi hidup di dunia Rom 11:12. Kalau seorang tetap dalam kemurahan Tuhan, tetap hidup taat dalam kesucian Tuhan, maka kemurahan Tuhan akan makin bertambah-tambah atasnya seperti Daud yang menerima banyak kemurahan Allah, meskipun pernah jatuh tetapi tidak keras hati (tetapi tidak sampai jatuh itu jauh lebih baik dan menguntungkan). Kalau seorang tidak percaya atau undur dan tetap keras hati, orang itu tidak akan mendapat kemurahan Allah dan atas dosa-dosanya, kekerasan Allah turun. Jadi kemurahan Allah tergantung dari sikap dan pilihan kita. Tuhan tahu lebih dahulu bahwa ada orang-orang rumah Yakub yang bertobat, dan kepada mereka Allah akan berkemurahan lagi. Lebih-lebih kalau kita tetap dalam kemurahan Allah, justru kemurahan Allah akan terus bertambah-tambah seperti Daud. Sebaliknya Saul sebab berkeras hati dalam dosa-dosanya, maka kemurahan Allah baginya habis, bahkan hukuman turun ke atasnya sebab terus berkeras hati.

DAN MASIH AKAN MEMILIH ISRAEL

Tuhan memilih dengan adil, bukan dari diri-Nya sendiri, tetapi sesuai dengan pilihan kita untuk percaya Kristus atau tidak Ef 1:4. Di dalam Kristus kita dipilih, yaitu kalau kita percaya kepada Tuhan Yesus, maka Tuhan akan memilih kita bentuk hidup yang terbaik sehingga berbuah-buah lebat dan tumbuh sampai seperti Kristus Yoh 15:15- 16.

Allah tidak menentukan atau memilih manusia, mana yang selamat dan binasa dari diri-Nya sendiri, sebab Allah menciptakan manusia sebagai mahluk bebas. Allah tahu lebih dahulu tetapi tidak menentukan lebih dahulu Rom 8:29 KJV. Kalau Allah memilih seseorang lebih dahulu itu sebab Ia tahu lebih dahulu bahwa orang itu akan percaya, masuk dalam Kristus, karena itu Ia memiih bagi orang itu apa yang terbaik baginya, misalnya dalam Galatia 1:15, Roma 8:29. Kalau Allah menentukan orang-orang masuk Neraka atau Surga, Ia bisa sebab Dia berkuasa memaksakan kehendak-Nya, tetapi itu tidak adil dan bertentangan dengan kasih-Nya dan Firman Tuhan, misalnya dalam Yohanes 3:16, 2 Petrus 3:9, 1Yohanes 4:8.

Karena Israel bertobat, Allah mengampuninya dan menerimanya kembali menjadi umat-Nya, dipilih kembali. Heran, sesudah dibuang dan ditawan sebab mereka mau bertobat maka Israel diambil kembali, dipilih kembali dan dipulihkan (ingat jangan sampai kesempatan itu habis, terlambat, resiko besar).

DAN MENGATURNYA DI TANAHNYA SENDIRI

Israel kembali ke Yerusalem, baik waktu Ezra atau waktu Nehemia, juga dalam kerajaan 1000 tahun yang akan datang, sebab ini sesuai dengan janji Allah pada Abraham dan Daud dan itu pasti akan digenapi. Begitu juga janji Allah pada Gereja-Nya yang akan disempurnakan, pasti digenapi, Gereja Tuhan pasti disempurnakan, ketiga angka kedatangan Tuhan pasti akan digenapi dan Tuhan pasti datang, lalu masuk dalam Surga kekal untuk selama-lamanya.

Di tanahnya sendiri itu berarti tanah itu akan dibagi untuk umat-Nya dengan adil. Juga satu kali kalau kita masuk Surga, masing-masing akan mendapat pahala yang adil sesuai dengan perbuatan masing-masing dan hukum-hukum yang tertulis dalam Firman Tuhan Rom 2:6;16, Wah 22:12, Yoh 12:48. Orang yang tidak masuk Surga pahalanya lenyap Yez 33:13.

DAN ORANG-ORANG ASING AKAN BERGABUNG DENGAN MEREKA

Dalam Kerajaan 1000 tahun masih ada orang-orang non Israel, orang kafir yang selamat masuk Kerajaan 1000 tahun sebab tidak kena cap Antikris. Ini dikatakan berulang-ulang dalam Alkitab, sebab dalam kerajaan 1000 tahun akan diberi kesempatan dan bukti terakhir dan terbesar dari Allah, baik untuk orang Israel atau orang kafir, yang tidak percaya Tuhan Yesus, akhirnya akan melawan Allah. Tetapi orang yang percaya akan setia sampai ke akhir, bahkan di dunia sekarang itu nyata sekali, yaitu tetap setia sekalipun menderita sampai mati.

Tidak ada golongan ketiga, semua akhirnya akan menjadi dua golongan, percaya atau tidak, Kristus atau iblis, Surga atau Neraka. Sebab itu orang yang bisa percaya itu untung besar, jangan diremehkan, itu berarti Surga. Pelihara iman baik-baik dengan segenap hati. Jangan plin plan, jangan keras hati dalam dosa, sebab akhirnya dosa akan bertambah-tambah dan melawan Allah dan binasa. Allah atau iblis, percaya atau tidak, sungguh-sungguh atau main-main, rajin mencari Tuhan dengan gairah atau lalai dan sembarangan Yes 48:10.

DAN MEREKA AKAN BERSATU DENGAN RUMAH YAKUB

Israel dan Gereja (orang-orang kafir) akhirnya di dalam Surga akan menjadi satu sebagai umat Tuhan, yaitu orang-orang yang percaya akan Tuhan Yesus. Tidak ada lagi golongan orang lain, sebab semua menjadi satu di dalam Kristus, sebab Allah Yakub, itu juga Allah dari orang beriman. Sebab hanya ada satu Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus. Di Surga tidak ada perbedaan lagi. Oleh dosa maka turunan Adam Hawa terpecah-pecah menjadi segala bangsa di dunia waktu Babil, tetapi oleh darah Yesus, semua ditebus menjadi satu bangsa dalam Kristus yaitu anak-anak Allah di dalam Kristus. Tidak lagi ada perbedaan, baik bangsa, baik umur, jenis dll, semua menjadi satu di dalam Kristus.

YESAYA 14:2 DAHULU DITAWAN, SEKARANG MENAWAN
MAKA BANGSA-BANGSA AKAN MENGAMBIL MEREKA DAN MEMBAWA MEREKA KE TEMPAT TAWANAN

Siapakah bangsa-bangsa ini? Tidak dijelaskan, tetapi Allah bisa memakainya untuk membawa Israel kembali ke tanahnya. Pada waktu Israel di tawan di Babel, oleh perintah Koresy Israel kembali ke Yerusalem Ezr 1:1-2. Tuhan sanggup berbuat yang tidak masuk akal. Bahkan Manasye yang bertobat, sesudah diikat dengan rantai tembaga, bisa dikembalikan menjadi raja di Yehuda 2Taw 33:13. Allah sanggup, tidak ada yang mustahil baginya. Pada waktu kerajaan 1000 tahun mulai, maka sisa Israel yaitu 144.000 dibawa oleh segala bangsa yang turun dalam perang Harmagedon bersama-sama Kristus masuk dalam kerajaan 1000 tahun, dan Israel menjadi suatu bangsa yang besar. Orang-orang kafir juga masuk di dalamnya dan tunduk pada Kristus, mereka takut akan pemerintahan Kristus dengan tongkat besi. Mereka yang melawan dibinasakan Wah 2:27.

Sebagai satu bangsa, Israel jatuh lalu bertobat kembali dan Tuhan berkemurahan terhadap mereka. Tetapi pribadi-pribadi yang masuk dalam tawanan itu seperti Daniel, Sadrakh, Mesakh, Abednego, Yeremia, Mordekhai, Ester dll, mereka dari permulaan tetap setia, tetapi ikut kena tertawan dan mereka tetap terpelihara dan banyak yang kembali dari tawanan dengan heran.

Lebih baik jangan sampai jatuh dan undur seperti Israel, tetapi tetap setia, maka Allah akan mengerjakan rencana-rencana-Nya yang indah dalam hidup kita bahkan sampai sempurna. Gereja akhir zaman akan tetap terpelihara sampai masuk dalam kesempurnaan. Sebab itu kita harus bersedia seperti ligabis.

MAKA RUMAH ISRAEL AKAN MEMILIKI MEREKA DALAM TANAH TUHAN SEBAGAI HAMBA- HAMBANYA LAKI- LAKI DAN PEREMPUAN

Orang-orang kafir itu bisa sebentar sebagai penguasa, sebentar sebagai hamba, itu tidak sulit bagi Allah. Babel yang dahulu menjadi penguasa, sekarang direndahkan menjadi hamba-hamba laki-laki dan perempuan. Orang-orang yang tidak mau percaya dan sampai mati tetap tidak mau percaya (Allah tahu lebih dahulu) mereka akan masuk Neraka dan waktu hidup mereka hanya menjadi pengisi dunia ini. Kadang-kadang mereka diangkat tinggi untuk menghukum (jadi cambuk) bagi Israel yang berdosa dan undur, tetapi kalau Israel bertobat, mereka disingkirkan dengan mudah seperti juru minuman Asyur (TL: Rabsaki) 2Raj 17:8-13, 22-28.

DAN MEREKA AKAN MENGAMBILNYA SEBAGAI TAWANAN, YANG DAHULU MENAWAN MEREKA

Jangan kagum akan mereka, jangan harap, sebab mereka itu penawan yang sewaktu-waktu bisa diubah menjadi tawanan. Juga jangan takut akan mereka seperti kepada Rabsaki, dalam sekejab bisa dibinasakan Tuhan 2Raj 19:35-37. Orang yang akan masuk Neraka (bukan ditetapkan oleh Allah tetapi Allah tahu lebih dahulu Rom 8:29) tidak perlu ditakuti, dikagumi atau diharap dan ditaati, asal kita terus berjalan dengan Tuhan, memperkenankan Tuhan, jangan takut atau harap pada mereka, terus percaya, harap dan taat menurut pimpinan Tuhan, Dia sanggup menolong kita dalam segala segi hidup.

Dalam menghadapi segala perkara, juga dari orang-orang yang fasik yang dikendalikan iblis, jangan takut, tetap harap pada Kristus, Tuhan bisa mengubahkan mereka yang menawan jadi tertawa.

DAN MEREKA AKAN MEMERINTAH ATAS PENINDAS-PENINDASNYA

Dalam Wasiat Lama sudah biasa yang menang memerintah yang kalah bahkan menindasnya. Tetapi kalau yang kalah bisa bangkit, lalu menang, maka yang menang ditindasnya seperti Achab (yang menang karena Tuhan) dan Benhadad 1Raj 20.

Juga sekarang itu bisa terjadi secara rohani. Yang paling jelas adalah dengan mammon. Kalau kita menang, kita memerintah mammon, tetapi kalau kalah, mammon yang memerintah dan seringkali dengan kejam dan jahat. Juga terhadap semua dosa yang lain, terhadap iblis, dunia dan daging. Diperhamba atau memperhamba diikat atau melepaskan, itu tergantung apakah kita ada di pihak Tuhan atau tidak. Dengan Tuhan kita akan menang Rom 8:31, 1Yoh 4:4. Istimewa pada akhir zaman tindakan musuh itu sangat kejam dan keras, kalau kita tidak keras, tegas, kejam terhadap musuh, justru kita yang ditindak dengan kejam olehnya.

YESAYA 14:3-8 BABEL DIBINASAKAN
YESAYA 14:3 PERHENTIAN DARI TUHAN
MAKA AKAN TERJADI PADA HARI ITU, BAHWA TUHAN MEMBERI ENGKAU PERHENTIAN DARI PENDERITAANMU

Pada hari itu. Bila? Perhentian dari perhambaan yang keras, dari ketakutan itu dimulai pada hari kita percaya pada Tuhan Yesus (seperti Zakheus waktu bertemu Tuhan). Itu sudah dimulai. Memang pembebasan ini bertingkat, sampai akhirnya bebas total lahir batin untuk kekal dan tingkatan-tingkatannya adalah sebagai berikut:

1.      Kelepasan pertama, bebas, indah seperti perempuan Samaria, Zakheus, Tuhan memanggil orang berdosa untuk dilepaskan dan diberi perhentian Mat 11:28-30. Yang mau percaya Tuhan Yesus dan bertobat akan mengalaminya.

2.      Waktu dibaptis dalam Roh, ia mulai mengalami perhentian dalam Roh Ibr 4:10-11. Baptisan Roh Kudus membuat kita bisa menikmati perhentian ini dalam Roh, yaitu dengan cara berjalan dalam Roh, maka kita bisa mengalmai perhentian. Ini sama seperti kalau kita berkata-kata dalam bahasa lidah, roh kita dipimpin Roh untuk berkata-kata tetapi pikiran kita berhenti, bebas, sama sekali tidak terbeban untuk berpikir apapun, 1Kor 14:14. Begitu kalau kita berjalan dalam Roh, bukan lagi oleh kuat dan gagah, tetapi dengan Roh Kudus semuanya akan jadi Zak 4:6. Sekalipun ada problem besar yang kita hadapi, kita tetap bisa tinggal dalam perhentian, sebab Roh Kudus sanggup memikirkan dan menunjukkan jalan bagi kita, kita tidak perlu kuatir sama sekali. Kita bisa tinggal dalam sejahtera Allah di tengah-tengah problem Flp 4:7, dan pada saatnya Roh Kudus akan memimpin kita bertindak dan kalau kita taat, kita akan mengalami pertolongan Tuhan yang luar biasa; dan Roh Kudus tidak pernah gagal, contoh Petrus dan Paulus dalam penjara, mereka tetap dalam perhentian dan ada sejahtera Allah, maka pada waktunya, mereka terlepas. Dengan akal Paulus bisa bingung sebab ia mempunyai kemampuan sebagai warga negara Roma, bisa bebas, tetapi Paulus tidak memakainya, rupa-rupanya hatinya tidak sejahtera, sebab itu ia diam saja menunggu pimpinan Roh. Hasilnya luar biasa. Nikmati perhentian yang heran ini!
Perhentian ini makin indah, makin kuat kalau kita tumbuh dalam doa (Mezbah Dupa), Firman Tuhan dan perjamuan suci (Meja Roti Pertunjukan), ibadah dan pelayanan yang tulus (Pelita), persekutuan tubuh Kristus (Papan-papan) dan terus ada di dalam Kristus Yoh 15:5. Perhentian ini indah dan penuh kemenangan, sebab bukan kita yang berperang tetapi Roh Kudus di dalam kita Kel 14:14. Kita hanya netral, bertanya-tanya akan Tuhan tentang kehendak-Nya dan menunggu lalu taat akan pimpinan-Nya, maka kita akan menang dan tetap dalam perhentian, sebab bukan kita lagi yang hidup di dalam kita, tetapi Kristus Gal 2:20.

3.      Perhentian kekal. Pada saat tembus Tirai, waktu tebus tubuh Rom 8:23 maka peperangan, pergumulan di dalam kita berhenti untuk selamanya. Ini terjadi saat kematian di dalam Tuhan Wah 14:13 atau saat pengangkatan, yaitu waktu berubah dalam sekejab atau waktu seorang berubah menjadi sempurna.

Ini tiga tingkat perhentian dari Tuhan yaitu Pintu Gerbang, Pintu Kemah dan Tirai. Justru kalau kita tinggal dalam perhentian Roh, itu cara kerja dan hidup orang rohani yang indah dan penuh kemenangan. Selalu menang dan sejahtera, serta tumbuh terus dengan cepat sampai seperti Kristus. Inilah orang yang memelihara sabat Tuhan Kel 31:13.

DAN DARI PERHAMBAAN YANG KERAS YANG DIPAKSAKAN KEPADAMU

Perhambaan yang keras dipaksakan, tidak bisa lari, sebab musuh yang jahat dan kejam seperti waktu Israel diperbudak di Mesir. Lebih-lebih pada akhir zaman, pada waktu iblis diusir dari Surga dan dibuang dalam dunia Wah 12:12, dengan marah yang besar dan jahat. Tetapi jangan takut, kalau kita masuk dalam perhentian, maka siapa lawan kita? Tidak ada! Sebab ada janji Tuhan dalam 1Yohanes 4:4. Tanpa jalan ini orang akan menjadi stress, tidak bisa tidur, takut, kacau, panik, gelisah bahkan mati ketakutan Luk 21:26. Justru ini caranya hidup di akhir zaman, masuk perhentian Roh, termasuk mahir dipimpin Roh.  Tanpa pertolongan Roh Kudus, tidak ada orang bisa tahan dengan peningkatan dosa yang dahsyat pada akhir zaman ini.

Mulai sekarang kita harus belajar terus hidup dalam perkenan Roh, dipimpin sejahtera dan bersukacita senantiasa Flp 4:4,7.

KESIMPULAN

Yesaya 14:1 Kemurahan Allah itu besar setinggi langit tetapi kita menerima tergantung dari sikap kita. Kalau tetap dalam kesucian Kristus, taat, ke-murahan itu makin bertambah dengan heran. Tetapi orang yang keras hati dalam dosa itu melawan Allah dan tidak mengalami kemurahan Allah.

Yesaya 14:2. Dahulu ditawan, sekarang menawan. Kemurahan Allah besar tetapi tetap lebih tinggal baik  dalam kesucian daripada dipulihkan, resiko besar dan seringkali cacat untuk kekal. Orang-orang kafir yang menawan Israel bisa berubah menjadi tawanan. Jangan takut pada orang-orang yang melawan Allah, yang tidak bertobat. Jangan kagum akan kuasa dan suksesnya, jangan harap pada mereka, tetapi harap pada Tuhan dan dipimpin Rohnya, mereka dengan mudah diubahkan statusnya, tergantung dari kesungguhan kita kepada Tuhan.

Yesaya 14:3. Perhentian dari Tuhan. Kita harus memelihara sabat secara rohani yaitu perhentian (ada tiga tingkat perhentian, yaitu Pintu Gerbang, Pintu Kemah dan Tirai). Dalam zaman yang jahat dan kejam dari dunia, daging dan iblis, kita harus tumbuh dalam perhentian Roh, sehingga bisa tetap sejahtera dan sukacita sekalipun dalam menghadapi problem apapun, sebab justru dengan cara sabat, atau perhentian Roh ini, bukan kita yang berperang, tetapi Tuhan yang berperang ganti kita Gal 2:20. Terus dipimpin Roh, maka Roh Kudus menang terus, tidak terkalahkan. Bahkan iblis yang marah besarpun tidak akan bisa mengalahkan, justru menumbuhkan dan menyempurnakan orang-orang yang dipimpin Roh. Jangan sampai jatuh dan perlu pemulihan (selalu ada akibat, bahkan cacat dan resiko yang besar), tetapi tetap tinggal dalam Kristus sehingga selalu kuat, sejahtera, menang dan tumbuh dalam rencana Allah yang indah.

Nyanyian

Peganglah tanganku Roh Kudus setiap hari
Ku tak dapat jalan sendiri tanpa Roh-Mu
Bawalah diriku kepada s’gala kebenaran
Agar ku tidak tersesat mengikuti jalan-Mu