Share :  

YESAYA 14:16 KEJATUHAN LUCIFER MENCENGANGKAN
Mereka yang melihat engkau, akan melihat dengan sempit kepadamu dan mempertimbangkan engkau

Yang memperhatikan Lucifer itu keheran-heranan, sebab:

1.      Bagaimana ciptaan berani melawan Sang Pencipta yang jelas-jelas terlalu besar daripadanya.

2.      Dosa sombong Lucifer membuatnya mata gelap sehingga tidak bisa berpikir dengan wajar. Seperti Firaun tidak bisa menerima nasehat bawahannya, sebab sudah mabuk dan buta karena kesombongan dan kekerasan hatinya Kel 8:19; 14:8, 25-26. Orang yang keras hati dan sombong menjadi mata gelap sehingga berpikir normal pun sulit sebab mabuk kuasa dan mata gelap dan akibatnya dicampakkan Tuhan ke Neraka oleh tindakannya sendiri, mereka direndahkan sendiri seperti Firaun mati dalam Laut Merah dan iblis dalam Tasik api yang akan datang. Jangan keras hati dalam kesombongannya! Pikiran akan menjadi mabuk, tidak bisa berpikir baik sehingga hancur dan binasa.

3.      Bagaimana iblis dengan dustanya (Bapa Pendusta atau pembohong Yoh 8:44, ia mulai mempengaruhi malaikat-malaikat yang lain dan begitu banyak yang kena karena ikut menjadi sombong mengharapkan kemuliaan dari Lucifer, tetapi mereka bakal mendapat hukuman yang sama di tempat bapaknya.
Kalau sudah salah, jangan keras hati, nanti menjadi celaka seperti Lucifer. Coba Lucifer tetap setia, betapa indah kedudukannya dalam Surga untuk kekal. Semua dosa, juga sombong itu akibatnya maut Rom 6:23, celaka kekal dijauhkan dari Allah, pusat hidup 2Tes 1:9. Kalau matahari dijauhkan dari bumi, maka kehidupan di bumi akan punah, termasuk manusia, apalagi kalau menjauhkan dari Allah (Allah itu hidup Yoh 1:4), betapa celakanya!

KATANYA: INIKAH ORANGNYA YANG MEMBUAT BUMI GEMETAR DAN MENGGONCANGKAN KERAJAAN-KERAJAAN?

Ini semua adalah akibat dari kejatuhan Lucifer, istimewa untuk umat manusia, sebab Alkitab ini diberi Tuhan khusus untuk manusia. Seluruh dunia menjadi gemetar, sebab perbuatan iblis itu merusakkan apa yang sudah dibuat Allah dan Lucifer hendak membunuh manusia, menariknya dari Surga untuk dianiaya kekal dalam neraka dengan api dan ulat yang tidak bisa mati Mrk 9:48. Semua manusia, termasuk kerajaan-kerajaan digoncang-gancingkannya.

Hanya ada dua macam kerajaan yaitu yang termasuk dalam bagian dari kerajaan Allah dan kerajaan iblis dan orang-orangnya adalah anak-anak Allah dan anak-anak iblis 1Yoh 3:10. Orang-orang beriman dalam Gereja adalah bagian dari kerajaan Allah Luk 11:20; 17:22. Tetapi kalau iblis diizinkan masuk (dengan dosa sekalipun kecil, atau dalam angan-angan) maka pribadi, keluarga, Gereja dll semua akan goncang-gancing karena ulah iblis. Sebab itu jangan beri tempat pada iblis Ef 4:27.

Pemimpin harus tegas melarang iblis masuk, yaitu dengan pertolongan Roh Kudus mengenali pekerjaan iblis dalam dirinya sendiri dan orang-orang lain, dan dengan hikmat dan kuasa Allah menghentikan pekerjaan iblis, supaya jangan timbul kekacauan. Iblis bisa membuat kabar angin, fitnah, tidak suka, benci, iri, sombong, cinta uang dan semua dosa lainnya. Jangan setuju dengan dosa apapun, biarpun iri, tidak senang, benci, sombong, tidak adil dsb, harus digarap baik-baik, minta hikmat dan kuasa Roh, kalau tidak, maka seluruh rumah tangga atau Gereja bisa digoncangkan oleh iblis dan korban (akibat) akan berjatuhan! Misalnya dalam 1 Raja-raja 18:17-18, Ahab menghancurkan bangsa dan negerinya sendiri dengan memberi tempat pada iblis (TL: mengharukan, TB: mencelakakan,  KJV: trouble, mengacaukan, mengganggu). Pekerjaan iblis lambat atau cepat akan mengakibatkan korban dan kerusakan dan kalau dibiarkan akibatnya sulit ditolong, menjadi celaka untuk kekal!

YESAYA 14:17 DUNIA MENJADI PADANG GURUN
SIAPAKAH YANG MEMBUAT DUNIA MENJADI PADANG GURUN? DAN MENGHANCURKAN KOTA-KOTANYA

Ini bahasa Alkitab, dunia menjadi padang gurun seperti dalam Yesaya 32:15-16, artinya menjadi tandus, kering, tidak ada kehidupan rohani, hanya kematian rohani karena akibat dosa hasil pekerjaan iblis. Juga kota-kotanya hancur menjadi rusak, tidak lagi didiami. Jadi puing-puing reruntuhan. Ini kehidupan manusia dan pekerjaan Tuhan yang rusak karena pekerjaan dosa. Sebagian masih tampak berdiri seperti Gereja Tiatira, Pergamus, apa lagi Sardis, tetapi sebetulnya di hadapan Tuhan sudah seperti padang gurun dan tinggal puing-puing kerusakan, sudah tidak ada pekerjaan Roh Kudus, tidak ada orang-orang yang beribadah kepada Tuhan, semua hanya secara lahiriah seperti kerajaan Israel, tetapi mereka menyembah dewa-dewa lain seperti mammon, zina, sombong, benci dll. Ini seperti padang gurun yang tandus dan seperti kota-kota yang tinggal puing-puing reruntuhan. Memang Tuhan datang lagi melawat seperti dalam Wahyu 2,3; mereka yang mau bertobat akan dipulihkan dan dibangunkan kembali, lebih-lebih dalam zaman Hujan akhir Yes 44:3. Tetapi kalau tidak mau bertobat, tetap mau diisi anggur baru, akan pecah dan anggurnya tumpah, rusak semua Luk 5:38. Hidup yang rusak pasti tertinggal, binasa atau masuk zaman Antikris, dahsyat. Jangan sampai hidup, keluarga atau Gereja kita menjadi kacau balau dan rusak seperti ini, ini pekerjaan iblis. Sebab itu jangan memberi tempat kepada iblis Ef 4:27, di manapun dalam hal apapun. Segera kita tahu pikiran, angan-angan, rencana, perkataan, tindakan dan apa saja dari iblis, langsung buang, usir dalam nama Tuhan Yesus, supaya jangan hidup dan Gereja kita menjadi puing-puing reruntuhan dan padang gurun, dan itu akan berlanjut dalam hukuman di Neraka. Kalau Tuhan ada di dalam kita dan memerintah hidup kita, jangan takut atau kuatir tentang hal apapun, sebab Tuhan Allah itu maha kuasa, maha tahu dan apapun tidak bisa mengalahkannya.

Dengan Tuhan kita kuat dan terpelihara Rom 8:31 dan iblis, seperti singa yang buas itu tidak bisa berbuat apa-apa 1Yoh 4:4. Tetapi ingat kita yang menentukan untuk tetap taat kepada Tuhan atau memberi tempat pada iblis dengan segala akibatnya. Seringkali juga karena tertipu, lalu seseorang memberi tempat pada iblis, maka Allah "dikalahkan" sebab orang itu memilih dosa. Jadi kita yang menentukan masuk Surga atau Neraka, bukan Allah, kita yang harus mengambil keputusan dan kalau kita mau percaya dan taat, Allah sanggup menolong kita sampai masuk Surga, Allah maha kuat sanggup menyertai kita sampai berhasil dengan sangat baik.

DAN TIDAK MEMBUKAKAN RUMAH ORANG-ORANG YANG TERPENJARA

Tuhan Yesus datang membebaskan orang yang tertawan oleh iblis. Segala ikatan dipecahkan dan orang yang percaya dibebaskan Luk 4:18. Iblis tentu tidak mau menolong dan melepaskan orang-orang yang sudah diikat dan diperhamba! Justru itu tujuannya, menangkap, mengikat dan membinasakan orang-orang (= memutuskan hubungan dengan Allah!). Tetapi Tuhan Yesus (dan kita hamba-hamba-Nya, milik Allah 1Kor 6:19-20) yang melepaskan orang-orang yang tertawan supaya bebas dan tumbuh dalam keselamatan di dalam Kristus. Pekerjaan Allah dan iblis terbalik satu sama lain. Jangan percaya mulut iblis yang ingin menolong dan menyelamatkan, sebab iblis itulah pembohong dan pembunuh manusia dari mulanya Yoh 8:44. Bebaskan, merdekakan orang-orang dari semua ikatan dosa, itu pekerjaan Kristus dan kita. Jangan berkelahi, debat, berbantah-bantah dengan orang berdosa sebab kejahatannya (meskipun itu menjengkelkan, merugikan, menyakiti dll), sebab kita datang bukan untuk berkelahi tetapi untuk membebaskan seperti Kristus, merebutnya dari tangan iblis.

YESAYA 14:18 MASING-MASING DI TEMPATNYA
SEMUA RAJA BANGSA-BANGSA, BAHKAN SEMUA MEREKA BERBARING DALAM KEMULIAAN MASING-MASING DALAM RUMAHNYA SENDIRI-SENDIRI.

Kerajaan iblis itu juga mempunyai banyak penghulu-penghulu dan bawahannya masing-masing seperti disebut dalam Efesus 6:12, Daniel11:13. Ada daerah dan penghulu atau raja-rajanya, baik setan-setan, anak buah Lucifer juga manusia yang dipimpin dan dikuasainya, apalagi nanti zaman Antikris akan nyata peran manusia dalam kerajaan iblis sebagai raja seluruh dunia (yaitu beberapa Antikris) dan ada lagi raja-raja lain di tempatnya masing-masing. Kemuliaan mereka adalah kalau mereka memenangkan jiwa-jiwa bagi kerajaan setan, mereka akan makin mulia dalam kerajaan iblis (tentu semua itu sia-sia karena mereka menanggung hukuman Allah untuk kekal, meskipun sekarang dijanjikan banyak kemuuliaan oleh iblis dan orang-orang dijanjikan bermacam-macam kemuliaan dunia yang fana (untuk setan-setan tidak ada gunanya sebab mereka tahu ini fana, mereka hanya berharap kata-kata iblis yang memberi kemuliaan kekal, tetapi itu semua dusta dan pasti sia-sia, habis!). Iblis adalah musuh yang sudah kalah berkali-kali dan tetap akan kalah, tetapi Tuhan Allah kita itu Allah yang maha kuasa dan mulia. Betapa ruginya orang yang percaya pada dusta iblis, baik setan-setan dan manusia yang percaya kepadanya 2Tes 2:10-12, sebab orang-orang ini tidak mau percaya kepada kebenaran Allah, akan binasa!

YESAYA 14:19 NASIB LUCIFER YANG DAHSYAT
TETAPI ENGKAU DILEMPAR KELUAR DARI KUBURMU

Siapa yang dimaksud dengan engkau di sini? Tampaknya itu adalah Lucifer, sebab ini adalah kejahatan dari Lucifer. Tetapi ini juga akan dialami oleh Antikris, dan semua orang yang tidak percaya, sebab mereka akan menerima hukumannya seperti Lucifer, meskipun tingkat atau banyaknya hukumannya tidak sama, tergantung dari jumlah dosa masing-masing Wah 22:12, namun jenisnya sama. Lucifer dilempar keluar dari kuburnya, seperti orang yang mati yang tidak dikuburkan. Dengan kata lain begitu celaka, sudah mati, tidak dikubur, tetapi dibuang-buang dan diinjak-injak, nasib celaka yang dahsyat untuk Lucifer dan semua yang ada di pihaknya.

Hukumannya dahsyat, sudah matipun masih diperlakukan dengan tidak semena-mena. Memang hukuman Lucifer itu sangat dahsyat sebab perbuatannya yang sangat dahsyat, berani melawan Allah yang hidup bahkan Sang Pencipta.

SEPERTI CABANG YANG KEJI

Cabang itu seharusnya sama dengan pokoknya, tetapi orang ini menjadi cabang yang keji. Mengapa? Sebab setiap mahkluk manusia dan malaikat, masing-masing adalah seorang pribadi dan bebas bisa menurut kehendaknya sendiri, sebab memang Tuhan menciptakan manusia (dan malaikat-malaikat, setan-setan, dll makhluk-makhluk Surgawi yang kekal) sebagai mahkluk berkemauan bebas. Seharusnya semua menjadi sama dengan Sang Pencipta tetapi justru Lucifer ini melawan Sang Pencipta. Ia seperti cabang yang seharusnya sama dengan pokoknya, tetapi ternyata sangat keji, sebab cabang ini berani melawan pokoknya dengan mulut besar pembohong ini menarik banyak malaikat lain juga untuk sama-sama melawan Allah Penciptanya. Ini sungguh-sungguh suatu cabang yang sangat keji. Sejak itu juga bisa timbul cabang-cabang yang keji lainnya, yaitu orang yang mulai dalam Roh berakhir dalam daging Gal 3:3-4. Mula-mula dilahirkan baru sebagai anak-anak Allah, tetapi kemudian undur dan kembali menjadi anak-anak iblis, melawan Allah. Ini cabang yang keji, berbuah-buah keji di hadapan Allah, menjadi najis seperti iblis, yang semula seperti Allah (meskipun baru dalam bentuk benih) tetapi kemudian menjadi seperti iblis. Sungguh-sungguh cabang yang seperti Lucifer. Jangan menjadi cabang yang keji, hukumannya dahsyat seperti Lucifer juga.

DAN BERBAJUKAN MEREKA YANG TERBUNUH DITIKAM SAMPAI TEMBUS DENGAN PEDANG

Lucifer yang dianggap seperti orang mati (tetapi tidak bisa mati, ini makhluk kekal) dan berbaju mereka yang terbunuh. Orang-orang yang terbunuh, ini dibunuh oleh Lucifer sendiri, mula-mula hidup dalam Kristus tetapi kemudian mati dalam dosa, seperti orang kalah perang lawan Lucifer. Sekarang mayatnya lekat dengan Lucifer. Jadi Lucifer menjadi pokok dan mayat-mayat orang mati dalam dosa itu menjadi carang-carangnya. Lucifer yang mula-mula carang yang keji menjadi pokok sendiri dan orang-orang yang dikalahkan dalam dosa menjadi carang-carangnya. Semua tentu carang yang keji-keji, lekat pada carang utama yang keji, begitu dahsyat. Memang ini rencana Lucifer, hendak mengambil orang untuk melekatkannya pada dirinya sendiri. Jadi Lucifer itu carang yang keji yang menjadi pokok keji dan orang-orang yang dibunuhnya dalam dosa, dengan pedang dustanya itu, sekarang menjadi carang-carang keji padanya. Demikianlah Lucifer itu menurunkan kekejian itu pada orang-orang lain sebanyak-banyaknya. Dari tabiat ilahi menjadi tabiat iblis, tabiat binatang yang keji.

YANG TURUN KE BATU DARI LUBANG

Tidak ada ayat lain tentang batu dari lubang kecuali dalam 2 Samuel 18:17. Waktu Absalom dibunuh karena kejahatan yang dahsyat, ia dicampakkan dalam lubang lalu ditimbuni banyak batu. Begitu Lucifer yang seharusnya menjadi salah satu penghulu malaikat yang indah, sekarang dimasukkan lubang (lutal = tanpa alas) dan ditimbuni dengan batu-batu, yaitu dipenuhi dengan orang-orang yang berkhianat seperti dia, sama-sama masuk dalam neraka kekal (seperti batu-batu yang dilempar di atasnya) menjadi suatu timbunan batu. Inilah hadiah, pahala, pusaka yang akan didapat orang-orang yang percaya pada mulut iblis dan yang menerima dia, sama-sama dilempar dalam lubang tanpa alas, menjadi timbunan batu-batu yaitu orang-orang (dan malaikat-malaikat) yang sudah kena tipu iblis.

YESAYA 14:20 LUCIFER TIDAK ADA HARGANYA
SEPERTI MAYAT YANG DIPIJAK-PIJAK, ENGKAU TIDAK AKAN DIGABUNGKAN DENGAN MEREKA DALAM PENGUBURAN

Orang terhormat dibuatkan kuburan yang baik. Tetapi Lucifer itu seperti mayat orang yang diinjak-injak sebab tidak berharga, bahkan menjadi kebencian. Dia bukan raja, tidak seperti Allah tetapi hina dan keji seperti ini; begitu juga orang-orang yang percaya kepadanya.

Jangan percaya kepada iblis yang membuat sukacita sesaat, tetapi hukuman yang pahit dan dahsyat untuk kekal. Tetapi Allah memberi salib pada orang yang percaya dan dilahirbarukan, supaya mematikan daging dan taat pada Allah dan akan dapat hidup, selamat dan kemuliaan yang kekal. Jangan undur dari Allah, nasibnya celaka seperti ayat-ayat ini.

SEBAB ENGKAU SUDAH MERUSAKKAN NEGERIMU, MEMBUNUH RAKYATMU (SENDIRI)

Lucifer mendapat bagian yang sangat mulia di Surga, tetapi sudah merusakkannya karena ingin puji dan keras hati dalam dosanya.

Dan ia membunuh rakyatnya sendiri. Sesudah mereka percaya, mereka dibunuhnya sendiri, lain dari Putra manusia Yesus yang justru mau mati untuk jemaat-Nya, juga Musa mau mati untuk orang-orang yang dilayani Kel 32:32. Tetapi iblis justru membunuh rakyatnya sendiri sesudah mereka percaya dan taat kepadanya (juga zaman sekarang hal ini terjadi pada orang-orang yang tumbuh dosanya). Ini gembala-gembala yang membunuh domba-dombanya untuk dimakan sendiri Yeh 34:2-5, bukan seperti gembala yang baik yang memberi nyawanya untuk domba-domba-Nya Yoh 10:11. Wai, celaka orang yang percaya dan taat pada iblis. Orang yang taat menurut daging, (berbuat dosa itu taat pada iblis!).

BENIH ORANG-ORANG YANG BERBUAT JAHAT, TIDAK AKAN PERNAH DISEBUT-SEBUT LAGI

Orang yang lahir baru, namanya tersurat di Surga, lahir sebagai warga negara Surga, lebih-lebih kalau ia taat dan berbuah-buah. Orang yang tersurat namanya di Surga itu yang selamat dan indah Luk 11:20. Tetapi orang yang ikut iblis, melazatkan daging, dengan kesukaan berdosa sesaat, namanya tidak ada lagi di Surga untuk selama-lamanya. Sebab itu setialah ikut Tuhan Yesus sampai mati maka nama kita tetap ada di Surga dan tidak terhapus lagi Wah 3:12. Jangan kesetiaan kita luntur, apalagi hilang setia, tetapi meskipun sengsara tetap taat dan setia sampai mati seperti Kristus Flp 2:8,11. Kita akan mulia untuk kekal di hadapan Tuhan.