Share :  

YESAYA 22:20 ELIAKIM HAMBA TUHAN

MAKA AKAN JADILAH PADA HARI ITU, BAHWA AKU AKAN MEMANGGIL HAMBAKU ELIAKIM PUTRA HILKIAH

HAMBAKU

Ini sebutan bagi Eliakim = Elyakim, putra Hilkiah (2Raj 18:18,26,37, Yes 22:20; 36:3,22; 37:2). (TL, TB). Sebab Tuhan mendapatkan Eliakim sebagai seorang hamba yang benar. Suatu sebutan yang indah, "hambaKu".

Menjadi hamba Allah membutuhkan penyerahan dan ketaatan yang sungguh2 dan penuh, tidak bisa main2 atau pura2. Menjadi hamba manusia itu lebih mudah. Mengapa? Sebab Allah tahu tepat isi hati hambanya apakah ia tulus, segenap hati, cinta, taat atau ada reserve lain seperti cinta dunia, harta, orang lain dll. Allah tahu tepat dan lengkap, Tuhan bisa melihat hatinya, angan2nya, masa lalunya dan semuanya terbuka di hadapan Allah. Ibr 4:13. Sebab itu hamba2 Tuhan yang main2, pura2, tidak melayani dengan segenap hati akan ketahuan dan Tuhan tidak berkenan.

Hamba manusia masih bisa pura2, lebih mudah sebab tuannya (manusia) tidak bisa melihat hatinya, sebab itu kalau luar dalam tidak sama, tuan manusia tidak tahu.

Tetapi hamba Allah tidak bisa pura2, luar dalam harus sama, harus sungguh2 tulus dengan segenap hati.

Mana lebih mudah? Jadi hamba Allah atau hamba manusia?

Ternyata lebih mudah menjadi hamba Allah asal sungguh2 mau, sebab Allah ikut menolongnya, menyertainya sampai berhasil, bahkan Ia juga mengangkat hamba2Nya yang tulus dan sungguh2 menjadi amat tinggi ke dalam kesukaan Tuannya Mat 25:21.

Juga menjadi hamba Tuhan, itu hanya satu sisi dari hidup orang Kristen, sebab masih ada sisi yang lain, misalnya kita juga adalah anak dan pewaris Bapa Surgawi bersama2 dengan Kristus. Rom 8:17-18, bahkan Ia juga mengasihi kita dan kita ini juga diperlakukan sebagai mempelai Anak domba Allah dll. Kita menjadi semua sisi yang dijanjikan dalam Firman Tuhan, tetapi untuk pelayanan kita harus menjadi hamba yang berkenan pada Tuhan. Kita ini sesungguhnya adalah milik Tuhan 1Kor 3:19-20 patutlah kita memuliakan Allah sebagai hamba2Nya habis2an, baik baik anggota biasa apalagi pemimpin2 dan hamba2Nya, semua kita adalah hamba Tuhan.

Baik sebagai seorang ibu rumah tangga biasa misalnya Maria, Luk 1:38 atau seorang imam dan raja besar seperti Daud 1Sam 23:10, 2Sam 7:20,26, 1Raj 3:7 dll.

Jadi Eliakim adalah seorang hamba Tuhan yang betul.


YESAYA 22:21. TUHAN MENGGANTIKAN SHEBNA DENGAN ELIAKIM.

Ada dua macam pergantian pemimpin:

1. Waktu untuk pemimpin yang ada sudah habis, harus digantikan seperti Elia diganti Elisa, Musa diganti Yusak. Dalam pergantian ini diperlukan orang yang rohani dan pengurapannya seperti si pemimpin dan mau terbeban dan bisa menanggung beban. Yang memilih penggantinya harus yakin bahwa itu dari Tuhan, sebab Tuhan yang bisa menentukan pergantian yang baik dan betul.

2. Pemimpinnya undur, Tuhan mencari yang lain, misalnya Saul undur, Tuhan mencari dan mendapatkan Daud orang yang berkenan kepada Tuhan 1Sam 13:14, Kis 13:22. Biasanya diperlukan "kunci Daud", sebab penguasa lama pada umumnya tidak mau diganti.

Seringkali orang2 memberikan tempat atau kedudukannya kepada orang2 yang disukainya misalnya anak, keluarga, teman, sahabat dll. Tetapi semua yang didapatnya, semua yang ada padanya itu adalah dari Tuhan, milik Tuhan dan untuk Tuhan 1Kor 4:7, Rom 11:36 dan Tuhan berkuasa memberikannya kepada siapa yang dikehendaki Tuhan, baik hal2 jasmani dan rohani dan Ia melakukannya dengan adil. Kalau memang cocok, Tuhan akan memberikan jabatan itu kepadanya, kalau tidak, Tuhan bebas dan sanggup memberikannya pada orang lain yang cocok dan Tuhan tahu siapa dia.

Orang2 rohani bisa mengerti, misalnya Yonatan tahu bahwa kerajaan Saul bapanya itu dari Tuhan, dan ia tahu bahwa Daud sudah diangkat sebagai raja berikutnya, sebab itu Yonatan berkata bahwa engkau yang pertama dan saya yang kedua.

Kalau tidak diangkat Tuhan, Tuhan tidak berkenan, orang itu tidak bisa naik menggantikannya atau meneruskan pelayanan dan jabatannya.  Sebab itu orang2 yang hendak menggantikan jabatan atau kedudukan seseorang, ia harus tahu apa yang menyebabkan Tuhan mempercayai dan mengangkat pendahulu kita dalam jabatan itu.

Elisa menggantikan Elia; Elisa tahu kuncinya yaitu Elia dipimpin Roh Tuhan dan Elisa meminta pengurapan seperti itu, bahkan dua kali ganda, sebab itu Elisa berhasil menggantikannya dengan baik bahkan lebih heran lagi sekalipun Elisa tidak diangkat hidup2an.

Gehazi dipersiapkan menjadi pengganti Elisa, rupa2nya Elisa senang akan Gehazi (Gehazi pintar ambil hati Elisa), tetapi sebab Gehazi berdosa dalam uang, ia gagal menggantikannya.

Penerus2 harus tahu rahasia dari orang yang digantikan dan mohon pengurapan yang sama, seperti Elisa yang menggantikan Elia.

Seringkali orang berebut kedudukan dan mencari dan memakai jalan2 yang salah bahkan berani menghalalkan segala cara seperti Hazael. Kalau Tuhan yang mengangkat, jangan takut Tuhan sanggup menaruhnya di tempat tsb dan memberi hikmat, kuasa untuk bisa menjalankan tugas sehingga berkenan pada Tuhan, dan Tuhan akan mengatur semua yang diperlukan dengan sempurna. Kalau tidak diberikan kepadanya olehTuhan, ia tidak akan bisa mendapatkannya. Kalau toh ia berhasil merebutnya, itu bukan dari Tuhan, tetapi dari iblis, maka akibat2nya akan sangat pahit dan dahsyat, bahkan sampai Neraka Yoh 3:27.


Yerobeam diberi Tuhan 10 bagian kerajaan Israel, tetapi sesudah itu ia berusaha merebut dan mempertahankan bagian2 itu dengan cara2 yang keji, mengubah Imamat, membangun dua lembu emas dll, sehingga Tuhan tidak berkenan pada Yerobeam. Bagi Tuhan, Yerobeam itu seperti tahi! 1Raj 14:10.Tetapi Daud mengerti dan sadar, sekalipun kerajaan Saul tetap dipertahankan orang2nya Saul, Daud menunggu dengan sabar, ia tidak mau memakai cara2 yang dosa, melawan Firman Tuhan dan tidak mau menghalalkan segala jalan dan cara, tetapi tetap menunggu waktunya Tuhan, akhirnya sesudah kurang lebih 13 tahun ia diangkat jadi raja Yehuda, inibaru satu potong kecil dari seluruh Israel. Daud tetap sabar menunggu waktu Tuhan ia tetap tinggal di Yehuda untuk 7 tahun dan baru sesudah itu ia menerima seluruh kerajaan Israel.

Jangan seperti cara Hazael yang jahat dan keji, 2Raj 8:14-15. Elisa sudah menubuatkan hazael jadi raja menggantikan Benhadad rajanya. Tetapi waktu ia sampai di istana Benhadad rajanya, ia melihat kesempatan untuk segera mengcoup tahta rajanya, ia langsung bertindak. Ia tidak terlalu percaya akan Tuhan, nubuat Tuhan hanya memberi ide ia melakukannya sendiri dengan kelihaian dan kejahatan. Ia berdusta pada Benhadad supaya tenang, lalu dibunuhnya pada kesempatan pertama, lalu ia menjadi raja. Ini cara yang haram bagi Tuhan.


DAN AKU AKAN MEMAKAIKAN DIA DENGAN JUBAHMU.

Jubah Shebna dilepas dan dipakaikan pada Eliakim (juga jubah Harun kepada Eleazar Bil 20:27-28). Jubah menunjukkan tentang kehidupan yang harus suci dan cocok dengan Firman Tuhan Wah 3:4.

Mengapa Allah memindahkan jubah Shebna kepada Eliakim. Sebab Allah itu adil, tindakan Alalh ini benar sebab Shebna sudah tidak layak dan harus digantikan oleh orangyang layak dan cocok yaitu Eliakim.

Sebab itu jangan takut kehilangan jabatan. Juga janganmerebut kedudukan, bagian atau kesempatan orang lain, apalagi dengan dusta seperti Hazael yang juga membunuh rajanya, juga kita harus menunggu waktunya Tuhan.

Kalau kita berkenan pada Tuhan dan Tuhan menyediakannya untuk kita (baik harta, baik jabatan, baik hal2 rohani lainnya), Tuhan pasti akan dansanggup memberikannya sampai tiba di tangan kita Ul 28:2, tidak perlu dan tidak boleh menghalalkan segala cara seperti Hazel, Yerobeam, Absalom dll. Yang penting jubah atau kehidupan kita harus bersih dan berkenan kepada Tuhan Wah 3:4. Sebab itu juga Daud tidak mau membunuh Saul, sekalipun ia bisa dan berhak dan sudah diurapi untuk menggantikan Saul 1Sam 24:7; 26:10-11. Ingat Yoh 3:27. Biar Tuhan sendiri yang mengangkat dan memberi segala perlengkapannya.


DAN MENGUATKANNYA DENGAN IKAT PINGGANGMU.

Satu per satu hal2 yang diberikan pada Shebna diambil kembali dan diserahkan pada Eliakim. Berita celaka seperti ini, kalau dari Tuhan, sebetulnya masih ada segi kemurahannya, sebab kalau orang ini (Shebna) mau bertobat, Tuhan bisa membatalkannya seperti pada Achab dll 1Raj 21:29 atau mengurangi hukumannya. Allah itu penuh kemurahan. Andaikata Shebna bertobat seperti Achab atau Niniwe, ia bisa dilepaskan Tuhan dari hukumannya.

Ikat pinggang kebenaran Ef 6:14. Orang dikokohkan oleh Tuhan sebab kebenarannya. Ams 16:12; 25:5. Hiduplah benar, jangan menyalahgunakan semua pemberian dari Tuhan untuk hal2 yang dosa atau bertindak tidak adil,nanti habis semuanya.


DAN AKU AKAN MEMBERIKAN PEMERINTAHANMU DI DALAM TANGANNYA.

Kedudukan sebagai pemerintah, penguasa itu indah dan terhormat. Tetapi ini diambil kembali oleh Tuhan sebab ini dipakai untuk dosa/ kepentingan dirinya sendiri. Kalau kita melakukan tugas atau jabatan kita baik2, Tuhan akan memberkati dan menambahi Luk 16:10. Tetapi kalau kita tidak hidup benar maka semua yang dari Tuhan, akan dipindahkannya kepada orang lain, sebab rencana Alalh harus berjalan terus sampai genap. Kalau Saul tidak lagi bisa dipakai, maka Tuhan akan mencari dan memakai orang lain. 1Sam 13:13,14.


DAN IA AKAN MENJADI BAPA BAGI PENDUDUK DI YERUSALEM DAN KEPADA ISI RUMAH YEHUDA.

BAPA itu pelindung dan penolong serta menyediakan semua yang diperlukan anak2nya, lebih2 waktu mereka masih kanak2 2Kor 12:14. Jangan takut kekurangan dan habis kalau kita harus menyediakan bagi orang lain, apalagi dalamperkara2 rohani, sebab sumbernya adalah Tuhan yang tahu semua kebutuhan dan kesetiaan kita, pasti Ia akan melengkapi kita yang mau taat,bahkan dengan limpah 2Kor 9:10, Ams 11:24-25. Kalau Roh Kudus memimpin kita, jangan takut, kerjakan dengan tulus, jangan sebab ingin mendapat apa2, apalagi karena ingin hal2 dosa dan yang tidak patut. Jadilah bapa yang baik yang menyediakan, memimpin dan menjaga baik2 domba2 Tuhanistimewa hidup rohaninya 1Kor 4:15.

Bapa Yehuda (Yehuda adalah orang yang sungguh2 beribadah, bukan seperti Israel, juga Yerusalem, lebih indah dari tempat lainnya di seluruh Kanaan, sebab ada bait Allah disini dan ini tempat hadirat Allah). Kerjakan pekerjaan Bapa dengan betul dan baik, jangan menjadi bapa Israel sekalipun mendapat uang, hormat dan hal2 duniawi lebih banyak. Bimbing, arahkan, nasehati supaya domba2 Tuhan yang digembalakan itu hidup seperti Yehuda bukan seperti Israel, bahkan selalu ada dalam hadirat Tuhan dalam kesucian.Kita harus terus memelihara dan menjaga kesucian umat Tuhan seperti Yerusalem dan bait Allah, bukan hanya nama saja, sebab itu sia2 Luk 13:4-5.


YESAYA  22:22. KUNCI RUMAH DAUD.

DAN KUNCI RUMAH DAUD AKAN KULETAKKAN DI ATAS PUNDAKNYA, MAKA IA AKAN MEMBUKA DAN SEORANGPUN TIDAK AKAN MENUTUPNYA. DAN IA AKAN MENUTUP DAN SEORANGPUN TIDAK AKAN MEMBUKANYA. (Wah 50,51).


Ini sama seperti yang diberikan kepada Gereja Filadelfia yang juga mendapat kunci Daud serta bisa membuka dan menutupnya Wah 3:7. Juga Petrus mendapat kunci Surga dan apa yang diikatkan di bumi juga terikat di Surga dan apa yang dilepaskan di bumi juga terlepas di Surga. Mat 16:19.

Orang yang mempunyai kunci juga disebut orang kunci, orang penting yang menentukan sesuatu bisa berhasil atau gagal. Kalau Tuhan berkenan dan beserta, kita bisa mendapat kunci dari Tuhan dan itu menyebabkan  proyek Allah yang kita kerjakan bisa berhasil. Jangan ikut2an dengan kesuksesan orang lain (Biasanya orang yang punya kunci, dipakai Tuhan dengan heran, seringkali mendirikan yayasan atau badan2 tertentu, kadang2 atas namanya sendiri (istimewa di Barat) dan orang2 yang terlibat di dalamnya, ikut membantunya, itu baik, tetapi lebih indah lagi kalau masing2 juga mendapatkan kunci seperti Elisa, Elia, seperti 40 pahlawan Daud yang menyertai Daud, masing2 bsia berperang bersama2 Tuhan 2Sam 23, dan 11 murid Tuhan Yesus, mereka juga mempunyai kunci, sehingga bisa hidup seperti Kristus,bahkan juga Paulus dll.


Apakah kunci Daud? Tidak disebutkan untuk suatu keadaan khusus, tetapi justru itu berarti lebih heran dan lebih luas sebab kunci ini bisa membuka dan menutup segala perkara, mulai dari tahta kerajaan, peperangan dan segala segi pelayanan atau segi2 hidup yang lain.

Satu hal yang harus kita sadari, jangan buka tutup menurut kehendak sendiri, tetapi sesuai dengan kehendak Yang memberi kunci. Yohanes, Yakobus mau menutup pintu bagi orang Samaria, mereka dimarahi Tuhan Yesus, sebab itu tidak sesuai kehendak Allah Luk 9:54. Tetapi dalam hal2 yang sesuai kehendak Tuhan, kita sebagai juru kuncinya, jangan takut, tutup atau bukakanlah sesuai kehendak Tuhan.

Kalau itu kehendak Allah, lakukan dengan yakin dan berani, tutup pintu untuk setan dan orang2 jahat yang hendak mengganggu, maka mereka akan menghadapi pintu tertutup dari Tuhan. Buka pintu untuk rencana Allah dan itu akan jadi.Sekalipun tahta tidak terbuka bagi Daud, sebab Saul menguncinya erat2, semua jalan ke tahta ditutup, diblog dengan macam2 cara (misalnya tentara Saul didorong untuk menjauh dari Daud, sebab mereka tidak akan mendapat apa2 dari Daud, dll), tetapi Daud bisa membukanya dengan mudah, sebab ia mempunyai kunci dari Tuhan. Pada ketika saat dari Tuhan datang, Daud masuk dan sampai di tempat yang sudah ditentukan Tuhan.

Begitu dengan hidup, ibadah dan pelayanan kita, pakailah kunci Daud.

Istimewa dalam pelayanan, jangan takut iblis, orang jahat, sikon dll yang mau masuk untuk mengganggu dan mengacau, kita kuncikan dalam nama Tuhan, maka mereka akan menghadapi pintu tertutup. Tetapi untuk semua hal2 yang diperlukan untuk menggenapi rencana Allah, kita bukakan pintu dalam nama Tuhan Yesus dan pintu akan tetap terbuka sehingga  rencana Allah digenapkan. Kita akan mengalami rencana Allah yang terbaik seperti Nuh, jangan kurang, buka pintu yang perlu dan tutup pintu untuk semua yang mengganggu dan mengacau.


YES 22:23. SEPERTI PAKU DI TEMPAT YANG PASTI.

AKU AKAN MENEGUHKANNYA SEPERTI SEBUAH PAKU DI TEMPAT YANG PASTI, DAN IA AKAN MENJADI TAHTA KEMULIAAN BAGI RUMAH BAPANYA.


Tuhan meneguhkan Eliakim seperti paku di tempat yang tepat, sehingga menjadi tahta kemuliaan bagi isi rumah bapanya, bukannya memalukan seperti anak2 Ayub dan Absalom yang menjadi kehinaan bagi bapaknya.

Paku itu dipasang di tempat yang tepat dan pas. Jangan  di tempat yang salah, tidak akan diteguhkan bahkan mempermalukan.

Jangan memilih tempat untuk paku menuruti kehendak sendiri atau menuruti keinginan daging; kalau tidak diteguhkan Tuhan, tidak akan tahan lama.


Jangan memandang hal2 yang fana (uang, kepujian, perzinaan dan dosa2 lain, semua ini menyesatkan). Jangan berebutan tempat tertentu, apalagi yang diincar banyak orang, tetapi carilah tempat atau jabatan, pelayanan yang sesuai dengankehendak Bapa sebab Bapa tahu apa yang terbaik untuk pelayanan kita, supaya buah kita kekal Yoh 15:16. Yang sudah ditentukan Bapa menjadi hidung dalam tubuh Kristus, jangan ingin menjadi mulut atau kaki, nanti mudah runtuh. Puaslah di tempat yang dikehendaki Bapa, enak atau tidak, menyenangkan atau menderita, untung atau rugi, taat saja, Dia tahu yang terbaik untuk masing2 kita 1Kor 12:18; baik jabatan, tempat, dll, maka di tempat yang betul2 dari Bapa, kita akan berbuah2 dan diteguhkan dan akan menjadi gantungan dari banyak perkara yang indah2.


YES 22:24. TEMPAT BERGANTUNG BAGI SEISI RUMAH BAPANYA.

DAN MEREKA AKAN MENGGANTUNGKAN KEPADANYA, SEMUA KEMULIAAN BAPANYA, SEMUA KETURUNAN DAN CABANG2NYA, SEMUA BEJANA YANG KECIL, DARI BEJANA2 CAWAN SAMPAI BEJANA2 KENDI.


Semua kemuliaan dari rumah bapanya itu bergantung kepadanya, pada Eliakim. Ia menjadi sumber dari segala kemuliaan rumah bapanya, keturunannya, bahkan sampai cabang2nya, semua bejana yang kecil, dari bejana2 cawan (kecil)sampai bejana2 kendi (besar).

Hamba Allah yang betul, bisa menjadi paku yang membuat seluruh bangsa berubah dan keberkatan dan bergantung kepadanya. Tetapi setiap orang Kristen (sekalipun bukan pemimpin) harus bertobat dan terus tumbuh sampai menjadi seperti Kristus, lalu timbul paku2 lainnya. Ini seperti Yusuf yang diangkat Allah, maka kemuliaan dari seluruh rumah tangga bapanya itu bergantung penuh padaYusuf. Kalau tidak ada Yusuf tidak timbul bani Israel seperti yang sekarang ini.


Mungkin tertunda dan macam atau bentuknya bisa lain. Dari bejana yang kecil seperti cawan sampai bejana2 besar seperti kendi dll, semua bergantung pada paku yang dengan teguh mengangkat seluruh bangsa Israel. Contoh lain, misalnya karena kesalahan Sarah dan Abraham, maka timbul Ishak dan cabang2nya Ismael. Ini mempunyai warna, akibat atau masalahnya sendiri. Sebab itu kita harus selalu dipimpin Roh, mendengar, mengerti dan melakukan kehendak Roh, kehendak Bapa saja, bukan kehendak sendiri.

Seringkali yang dilakukan itu campuran, hasilnya mengecewakan. Tidak bisa kehendak sendiri 50%, kehendak Allah 50% lalu hasilnya 50%, tetapi bisa2 hasilnya 10% atau rusak semua. Kita harus semurni mungkin melakukan seluruh kehendak Allah.

Kalau seorang mendapat kunci dari Allah, maka ia akan menghasilkan hal2 besar Maz 60:14 yang semuanya bergantung kepadanya seperti paku ini. Allah sanggup membuat seorang menjadi berkat seperti Yusuf, Daud, Musa dll sehingga suatu bangsa yang besar bisa menjadi muliakarenanya, seperti Israel yang bergantung pada satu Yusuf saja. Tuhan perlu orang2 seperti Yusuf, MusaAbraham, Daud dll yang bisa dipakai sebagai paku.


YES 22:25. PAKUNYA DIPINDAHKAN, DIPUTUS.

PADA HARI ITU KATA TUHAN BALA TENTARA, BAHWA PAKU YANG DITEGUHKAN DI TEMPAT YANG PASTI, AKAN DIPINDAHKAN DAN DIPUTUSKAN DAN JATUH; DAN BEBAN YANG ADA DI ATASNYA AKAN DIPOTONG, KARENA TUHAN SUDAH MENGATAKANNYA.


Ini suatu perubahan yang  dahsyat. Paku yang sudah dipakukan dengan teguh pada tempat yang pasti, tahu2 dicabut dan dipindahkan, lalu kemana tanggungan yang begitu banyak, begitu indah dan mulia? Berantakan semua, tidak ada tempat untuk bergantung lagi! Bahkan beban2 itu akan dipotong dan jatuh. Juga paku itu akan putus, maka semua yang bergantung kepadanya akan jatuh. Ini betul2 celaka. Ini sudah dikatakan Tuhan dan pasti akan jadi, sebab Tuhan sudah mengatakannya sebagai suatu nubuatan.

(Nubuatan itu lain dari keputusan atau hukuman, sebab keputusan hukum karena dosa atau kesalahan seseorang masih bisa berubah. Misalnya Firman Tuhan kepada nabi Yesaya untuk Achab, atau Firman Tuhan kepada nabi Yunus untuk Niniwe, juga Firman Tuhan pada nabi Musa untuk orang Israel di Mesir, ketiganya ini berubah menjadi sebaliknya (ada yang menjadi baik. Misalnya Niniwe dan Achab tidak jadi dihukum, ada yang menjadi jelek, misalnya Israel yang batal masuk Kanaan) sebab putusan atau janji ini tergantung dari dua pihak. Allah tidak berubah, tetapi manusia seringkali berubah sehingga akibatnya keputusan atau perjanjian ini juga berubah karena pihak manusia berubah. Kalau pihak manusia tidak berubah, janji atau keputusan Allah juga tidak berubah, bahkan kadang2 diteguhkan dengan sumpah seperti kepada Abraham Kej 22:16 dan kepada Daud Maz 89:3,35; 132:11.


Disini paku itu dipindah dan dipotong sehingga semua yang bergantung kepadanya jatuh.


Mengapa? Sebab yang bergantung kepadanya itu, masing2 juga harus hidup benar dan bertumbuh seperti Kristus, menjadi hamba Allah yang berkenan, bukan hanya pakunya.

Semua orang, masing2 harus mempertanggungjawab hidupnya kepada Tuhan Rom 14:12.

Waktu Israel berdosa di padang gurun kepada Tuhan, bukan saja orang2 laki2 yang bersungut2, semuanya ikut serta, sebab itu Tuhan hendak menghabiskan mereka semua. Mereka tergantung dari "paku Musa", tetapi pada saatnya mereka akan dipotong sehingga lepas dari paku ini dan jatuh berantakan, supaya masing2 mereka bertobat dan tumbuh. (Tuhan hendak membinasakan seluruh bangsa Israel dan menggantinya dengan satu bangsa dari Musa seorangnya Kel 32:10. Tuhan sanggup membuat dari satu Musa menjadi satu bangsa yang besar, sehingga janji Allah kepada Abraham, tetap akandigenapi. Tuhan sanggup dari sisa2 yang ada memulai suatu yang baru. 10 anak Ayub dihukum mati semua dan Allah mulai lagi dari permulaan dengan Ayub dan isterinya dan ternyata itu jadi, Ayub sendiri bisa melihat anak cucunya sampai turunan yang ke-4).

Memang hasilnya tidak bisa 100% baik (sebab manusia bukan robot, tetapi mahluk bebas ada yang mau bertobat sungguh2, ada yang tidak mau), tetapi mungkin lebih baik. Tetapi Musa berdoa syafaat mohon pengampunan bagi bangsa Israel Kel 32:10 dst.

Sebab itu jangan bersukacita dengan kemegahan yang ada, baik hasil2 yang kita capai sendiri, maupun hasil2 dari orangtua atau pimpinan2 kita. Ingat Mat 16:26. Yang penting bukan kemegahan di dunia, tetapi yang kekal, Untuk apa heran di dunia tetapi ditolak di Surga Mat 7:21-22 sebab namanya tertulis di dunia tetapi tidak tertulis di Surga Luk 10:20 sebab ada dosa dan kejahatan dan tidak bertobat.

Jangan bangga menjadi anak2 Abraham, sebab Tuhan bisa membuat turunan Abraham dari batu Mat 3:9, Luk 3:8. Yang penting masing2 kita harus bertobat, harus hidup benar dan berkenan pada Tuhan.

Jangan mengandalkan bapa Abraham bapa kita, kalau tidak bertobat tetap celaka! Jangan bangga dan mengandalkan segala kemegahan bapa2, pemimpin kita, Gereja kita, sekalipun populer, sebab semua itu tidak ada gunanya, kalau nama pribadi kita tidak tercatat dalam Surga, waktu mati akan ditolak dari Surga dan masuk neraka! Luk 11:20. Sebab itu jangan bermegah2 untuk nama Gereja, nama golongan, nama pemimpin2 kita seperti adat orang dunia. Dalam dunia mereka punya yel2 atau semboyan2 meninggikan organisasi mereka, misalnya hidup cap jangkrik! Sekali jangkrik tetap jangkrik!

Tetapi perlu ada loyalitas pada rumah bapa masing2, punya kesaksian hidup yang baik, tetapi permuliakanlah Allah, bela nama Allah, bukan nama Sinode, Gereja atau pemimpin2 kita. Muliakan nama Allah dan hidup berkenan kepadaNya, supaya nama masing2 kita tertulis dalam Surga dan punya kemuliaan sebab hidup benar dan taat melakukan kehendak Allah sampai hari terakhir.

Sebaliknya jangan mempermalukan nama pemimpin2 dan Gereja kita, hiduplah benar dan beri kesaksian yang baik. Kita boleh memberi rekomendasi yang secukupnya dengan rendah hati, bukan untuk bersaing atau mempermalukan saudara2 seiman lainnya. Masing2 kita harus hidup benar dan memperkenankan Tuhan. Jangan bangga sebab menjadi turunan Abraham, menjadi orang Israel atau orang Yerusalem itu tidak ada gunanya kalau kita sendiri tidak bertobat Luk 13:4-5. Sebab itu kalau tidak bertobat akan binasa dan semua kebesaran yang ada pada kita, baik hasil2 sendiri atau bersama dan dari jago2 kita, semua itu tidak ada gunanya, paku yang teguh itu bisa dipindahkan atau dipotong dan semua yang bergantung kepadanya akan putus. Masing2 kita harus hidup benar, tumbuh danmenjadi indah di hadapan Allah. Jangan memuliakan nama apapun jua kecuali Nama Allah yaitu Tuhan Yesus Kristus dan hidup seperti Kristus, baru itu menjadi indah untuk kekal juga di dunia akan menjadi berkat dan bisa tumbuh terus sampai mulia seperti Kristus.